Jokowi Diminta Terapkan Wajib Belajar 16 Tahun
Ilustrasi. Foto MI Susanto
Jakarta: Presiden Joko Widodo diminta menerapkan wajib belajar 16 tahun. Sehingga, Indonesia bisa mendapatkan generasi emas untuk tahun-tahun mendatang.
 
"Sebab pendidikan hak segala bangsa, hak segala masyarakat dan kami harap ke depan pada 2024 ada wajib belajar 16 tahun," ujar Ketua BEM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Nabil Bintang di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat, 7 Desember 2018.

Baca: Empat Persen Dana Desa Harus untuk Tuntaskan Wajib Belajar


Dengan wajib belajar 16 tahun, seluruh anak bangsa akan mendapat pendidikan hingga bangku kuliah. Tujuan pemerintah untuk menggapai Indonesia emas pada 2045 pun akan tercapai.
 
"Wajib sarjana untuk mencapai Indonesia emas 2045," kata dia.
 
Pemerintah sebelumnya mewacanakan penerapan wajib belajar 12 tahun melalui pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP). Program itu sesuai dengan Nawacita Jokowi-Jusuf Kalla.
 
Presiden Jokowi melalui Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2014 telah menginstruksikan kepada Menteri, Kepala Lembaga Negara, dan Kepala Pemerintah Daerah, untuk melaksanakan Program Keluarga Produktif melalui Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS), Program Indonesia Sehat (PIS) dan Program Indonesia Pintar (PIP). Namun, program tersebut hingga kini belum berjalan.





(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id