Bagi calon mahasiswa yang belum mendaftar, masih ada waktu untuk memanfaatkan kesempatan tersebut. Namun, Sebelum membahas lebih jauh, yuk kenalan terlebih dahulu dengan Polstat STIS dikutip dari Instagram @polstatstis dan laman stis.ac.id:
Apa Itu Polstat STIS?
Politeknik Statistika STIS merupakan perguruan tinggi kedinasan di lingkungan Badan Pusat Statistik (BPS). Pembinaan fungsional Polstat STIS dilakukan oleh Kepala BPS, sedangkan pembinaan teknis akademiknya berada di bawah kementerian yang membawahi urusan pendidikan tinggi.Cikal bakal Polstat STIS bermula dari Akademi Ilmu Statistik (AIS) yang didirikan pada 11 Agustus 1958 melalui Surat Keputusan Perdana Menteri RI Ir. H. Djuanda Nomor 377/PM/1958. Lembaga tersebut didirikan dengan tujuan mencetak tenaga statistik tingkat semi ahli.
Perjalanan lembaga kemudian berlanjut hingga menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) di bawah BPS pada 1998. Saat itu, STIS memiliki dua jurusan, yakni Statistika dan Komputasi Statistik.
Selanjutnya, STIS berubah bentuk menjadi politeknik dan resmi diluncurkan dengan nama Politeknik Statistika STIS pada 28 Maret 2018. Kini Polstat STIS membuka tiga program studi, yaitu Diploma III Statistika, Sarjana Terapan (Diploma IV) Statistika, dan Sarjana Terapan (Diploma IV) Komputasi Statistik.
Selama menjalani pendidikan, mahasiswa dibebaskan dari biaya pendidikan. Setelah lulus, mahasiswa akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sesuai formasi yang dipilih saat mendaftar dan wajib menjalani ikatan dinas selama dua kali masa pendidikan ditambah satu tahun (2n+1).
Lulusan Diploma III Statistika akan memperoleh gelar Ahli Madya Statistika (A.Md.Stat.) dan diangkat sebagai Statistisi Terampil golongan II/c. Sedangkan, lulusan Sarjana Terapan Statistika dan Sarjana Terapan Komputasi Statistik sama-sama memperoleh gelar Sarjana Terapan Statistika (S.Tr.Stat.).
Namun, jabatan fungsionalnya berbeda. Lulusan Statistika menjadi Statistisi Ahli Pertama golongan III/a, sedangkan lulusan Komputasi Statistik menjadi Pranata Komputer Ahli Pertama golongan III/a.
Nah, itulah sekilas mengenai Polstat STIS beserta program studi dan prospek lulusannya. Lantas, berapa jumlah pendaftar sementara Polstat STIS 2026? Simak rinciannya.
Rekapitulasi Sementara Pendaftar Polstat STIS 2026
Berdasarkan data jumlah pendaftar sementara Polstat STIS 2026 per Senin, 24 Agustus 2026 pukul 18.00 mencapai 4.519 orang. Jumlah tersebut tersebar di tiga program studi dan tiga jalur penerimaan.Berikut rincian pendaftar sementara Polstat STIS 2026:
1. Diploma III Statistika
- Jalur reguler: 447 orang
- Jalur pembibitan: 9 orang
- Jalur afirmasi: 57 orang
2. Diploma IV Statistika
- Jalur reguler: 2.398 orang
- Jalur pembibitan: 75 orang
- Jalur afirmasi: 0
3. Diploma IV Komputasi Statistik
- Jalur reguler: 1.477 orang
- Jalur pembibitan: 56 orang
- Jalur afirmasi: 0
Informasi terbaru mengenai jumlah pendaftar dapat dipantau secara berkala melalui portal SPMB STIS portal.
Jalur Pendaftaran Polstat STIS 2026
Bagi calon peserta yang masih ingin mendaftar, Polstat STIS membuka tiga jalur penerimaan mahasiswa baru pada 2026. Masing-masing jalur memiliki sasaran peserta dan kuota yang berbeda.Berikut jalur penerimaan Polstat STIS 2026:
1. Jalur Reguler/Umum
Terbuka bagi seluruh lulusan SMA/sederajat di seluruh Indonesia untuk mengisi formasi BPS dan kementerian/lembaga/dinas/instansi lain, dengan kuota 484 formasi.2. Jalur Afirmasi Kewilayahan
Khusus putra-putri dari Provinsi Papua Barat dan pemekarannya, Papua dan pemekarannya, Maluku, serta Maluku Utara, dengan kuota 16 formasi.3. Jalur Pembibitan
Melalui kerja sama dengan pemerintah daerah mitra untuk mengisi formasi pegawai di daerah tersebut, dengan kuota 64 formasi.Setelah mengetahui jalur yang tersedia. Calon peserta juga perlu memastikan telah memenuhi seluruh persyaratan sebelum melakukan pendaftaran.
Syarat Daftar Polstat STIS 2026
Berikut persyaratan umum yang wajib dipenuhi calon peserta:- Sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba.
- Tidak buta warna, dengan toleransi penggunaan kacamata/lensa kontak di bawah 6 dioptri.
- Lulusan SMA/MA/SMK/MAK dari semua jurusan.
- Nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 80,00 (skala 1-100) pada ijazah. Khusus untuk jalur afirmasi nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 70,00 (skala 1-100) pada ijazah.
- Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun per 1 September 2026.
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan hingga pengangkatan PNS.
- Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain.
- Tidak pernah menjadi mahasiswa Polstat STIS sebelumnya.
- Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID) bila dinyatakan lulus seleksi.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia dan tidak mengajukan mutasi minimal tujuh tahun sejak diangkat PNS.
Persyaratan Khusus untuk Jalur Afirmasi Kewilayahan
- Peserta berdomisili di provinsi afirmasi dan/atau telah menyelesaikan Sekolah Menengah Atas/sederajat di provinsi afirmasi dibuktikan dengan KTP/KK dan ijazah peserta.
- Peserta memiliki orang tua (ayah kandung dan/atau ibu kandung) yang lahir di provinsi wilayah provinsi afirmasi dibuktikan dengan akta kelahiran orang tua.
Persyaratan Khusus untuk Jalur Pembibitan
- Peserta berdomisili di daerah mitra pembibitan dibuktikan dengan KTP/KK.
- Peserta memiliki orang tua (ayah kandung dan/atau ibu kandung) yang lahir dan/atau berdomisili di daerah mitra pembibitan dibuktikan dengan akta kelahiran dan/atau KTP/KK orang tua.
Cara Daftar Polstat STIS 2026
Setelah memastikan memenuhi persyaratan dan menentukan jalur yang dipilih, calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring. Berikut tata cara pendaftaran Polstat STIS 2026:- Membuat akun di portal SSCASN BKN melalui sscasn.bkn.go.id menggunakan NIK dan Nomor KK.
- Login kembali menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan.
- Melengkapi biodata sesuai ketentuan.
- Memilih event seleksi Sekolah Kedinasan, instansi Badan Pusat Statistik, dan sekolah Politeknik Statistika STIS.
- Memilih formasi, pendidikan, program studi, dan lokasi formasi.
- Melengkapi data ijazah dan memilih lokasi tes.
- Mengunggah dokumen persyaratan berupa pas foto formal, scan KTP/KK, akta kelahiran, ijazah, dan transkrip nilai.
- Khusus jalur afirmasi dan pembibitan menambahkan akta kelahiran orang tua, sedangkan jalur pembibitan menambahkan KTP/KK orang tua.
- Memeriksa resume dan mencetak bukti pendaftaran.
- Login ke portal SPMB Polstat STIS melalui spmb.stis.ac.id untuk melakukan verifikasi email dan melengkapi data.
- Menunggu hasil seleksi administrasi.
- Peserta yang dinyatakan lulus kemudian membayar biaya seleksi sebesar Rp300.000.
Jadwal Seleksi Polstat STIS 2026
Selain memahami cara pendaftaran, calon peserta juga perlu mencatat jadwal setiap tahapan seleksi agar tidak melewatkan batas waktu. Berikut jadwal tentatif seleksi Polstat STIS 2026:- Pendaftaran: 18-30 Agustus 2026 secara daring.
- Seleksi Administrasi: Agustus-September 2026 secara daring.
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): September 2026, di Kanreg dan UPT BKN.
- Pengumuman hasil SKD: September 2026 secara daring.
- Seleksi Lanjutan I Matematika: Oktober 2026, tentatif.
- Seleksi Lanjutan II Psikotes dan Wawancara: Oktober 2026, tentatif.
- Seleksi Lanjutan III Kesehatan dan Kebugaran: November 2026, tentatif.
- Pengumuman hasil akhir: November 2026 secara daring.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Supaya proses pendaftaran berjalan lancar, calon peserta juga perlu menyiapkan dokumen yang dipersyaratkan. Dokumen tersebut meliputi:- Pas foto formal.
- Scan KTP/KK.
- Akta kelahiran.
- Ijazah.
- Transkrip nilai.
- Akta kelahiran orang tua untuk jalur afirmasi dan pembibitan.
- KTP/KK orang tua untuk jalur pembibitan.
Sobat Medcom, itulah ulasan mengenai data sementara pendaftar di Polstat STIS 2026. Yuk, buruan daftar ya!
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda