Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Sudah Tahu Belum? Penerima BPI Dilarang Kerja Sampingan Selama Kuliah

Citra Larasati • 05 Oktober 2022 20:08
Jakarta:  Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik), Abdul Kahar menyampaikan selamat kepada para penerima BPI Angkatan 1 Tahun 2021.  Pada kegiatan pembekalan studi yang digelar di 5 kota melalui luring dan daring, Abdul Kahar mengingatkan para penerima beasiswa untuk tetap fokus pada studi selama skema beasiswa berlangsung.
 
“Mahasiswa penerima beasiswa tidak diperbolehkan bekerja sampingan selama berlangsung skema pemberian beasiswa kecuali sebagai Teaching Assistant/Research Assistant atau pekerjaan tersebut merupakan bagian wajib dari studi,“ tegas Kahar dilansir dari laman Puslapdik, Rabu, 5 Oktober 2022.
 
Sebaliknya, lanjut Kahar, dana beasiswa yang diterima tidak boleh disalahgunakan untuk hal-hal di luar perkuliahan. Apalagi untuk kegiatan yang bertentangan dengan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Peraturan Perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, dan/atau hukum yang berlaku di negara tujuan studi untuk yang dapat beasiswa di luar negeri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain larangan bekerja sampingan dan memanfaatkan dana beasiswa untuk kegiatan diluar perkuliahan, Kahar juga merinci beberapa hal yang tidak boleh dilakukan penerima beasiswa, antara lain ganti atau pindah program studi atau perguruan tinggi, pemalsuan dokumen, pindah kewarganegaraan bagi awardee luar negeri, dan beberapa larangan lain seperti yang tercantum di buku panduan BPI.
 
Sanksi atas pelanggaran, lanjut Kahar, mulai dari sekadar peringatan, penundaan pembayaran beasiswa, sampai sanksi berat berupa pemberhentian beasiswa.  Beberapa waktu sebelumnya, Kahar memastikan, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) membuat kebijakan dan sistem layanan beasiswa yang simple dan cepat.
 
Tujuannya, agar pencairan beasiswa tidak terlambat dan sesuai dengan jadwal. Salah satu kebijakannya adalah bantuan beasiswa diterima mahasiswa setiap tiga bulan sekali dan dibayarkan di setiap awal bulan pertama.
 
Sebanyak 2.928 orang telah ditetapkan sebagai penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia(BPI) angkatan I tahun 2022.  Penerima beasiswa tersebut berasal dari jenjang sarjana atau S1, magister (S2) dan doktoral atau S3.
 
Para awardee itu berasal dari calon guru SMK dan pelaku budaya, serta calon dosen dan dosen, baik di perguruan tinggi akademik maupun di perguruan tinggi vokasi. Selain itu, sebanyak  169 mahasiswa juga berhasil lolos sebagai penerima Beasiswa Indonesia Maju.
 
Beasiswa jenis ini merupakan kerja sama antara Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) dengan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) untuk mahasiswa yang punya talenta. Beasiswa jenis ini sepenuhnya untuk beasiswa dengan tujuan luar negeri.
 
(CEU)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif