Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Tak Bersifat Wajib, Mata Kuliah Startup Digital Hanya Opsional

Pendidikan startup Pendidikan Tinggi Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Perguruan Tinggi Kemendikbudristek
Citra Larasati • 18 Mei 2021 10:16
Jakarta:  Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) meralat pernyataan bahwa mata kuliah Startup Digital bakal menjadi mata kuliah wajib di perguruan tinggi.  Dalam keterangan terbarunya, Dikti menyebutkan bahwa Startup Digital hanya akan menjadi mata kuliah pilihan atau opsional.
 
Dalam rilis tertulis yang dikeluarkan Dikti pekan lalu muncul pernyataan bahwa Startup Digital akan menjadi mata kuliah wajib pada tahun 2022.  Namun dalam siaran pers yang terbaru, Dikti meluruskan kembali, bahwa mata kuliah wajib kurikulum (MKWK) Dikti secara Nasional adalah empat mata kuliah, Bahasa Indonesia, Kewarganegaraan, Agama, dan Pancasila. 
 
“Kami akan dorong hadirnya mata kuliah Startup Digital pada 2022 namun perlu kami luruskan bahwa sifatnya opsional seperti program kewirausahaan yang selalu jadi opsi sebagai bagian dari Kampus Merdeka,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Sesditjen Dikti), Paristiyanti Nurwardani dalam siaran persnya, Selasa, 18 Mei 2021. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan demikian Startup Digital bukan Mata Kuliah Wajib Kurikulum. Jika otoritas perguruan tinggi ingin menyempurnakan kurikulum yang relevan dengan era digital, dengan menambahkan mata kuliah Startup Digital menjadi mata kuliah tambahan atau pilihan, maka dapat diputuskan secara otonom. 
 
Paristiyanti menegaskan bahwa mata kuliah Startup Digital menjadi bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).  Khususnya kegiatan kewirausahaan Startup Digital yang dapat diambil oleh mahasiswa yang berminat menjalankan program tersebut.
 
Baca juga:  2022, Startup Digital Bakal Jadi Mata Kuliah Wajib
 
Mata kuliah Startup Digital juga merupakan bagian dari kolaborasi antara Ditjen Dikti dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam Gerakan 1.000 Startup Nasional. Mata kuliah yang direncanakan hadir pada tahun 2022 ini akan tetap dipersiapkan mulai tahun ini untuk memberikan pelatihan startup kepada dosen yang nantinya akan mengampu mata kuliah tersebut. 
 
Diharapkan mata kuliah Startup Digital dapat semakin memperkaya pilihan bagi mahasiswa dalam menjalankan program MBKM. Melalui hal ini nantinya mahasiswa dapat semakin mudah mengembangkan diri sesuai dengan minat dan kompetensinya masing-masing agar dapat bersaing di dunia kerja.
 
Sebelumnya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) berencana menjadikan Startup Digital sebagai mata kuliah wajib. Rencana ini jadi upaya mewujudkan Gerakan 1.000 Startup Nasional di bawah naungan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif