Kampus Universitas Indonesia (UI). Dok Humas UI.
Kampus Universitas Indonesia (UI). Dok Humas UI.

Pasal-Pasal Statuta Baru UI yang Diprotes Sivitas Akademika

Pendidikan Pendidikan Tinggi Universitas Indonesia Perguruan Tinggi
Arga sumantri • 25 Juli 2021 09:17

Pasal 44

Pasal 44 ayat 1 huruf h dinilai telah menghapus kewenangan Dewan Guru Besar untuk menilai kenaikan pangkat dosen menjadi lektor kepala dan guru besar mengusulkan pemberian atau pencabutan gelar kehormatan dan penghargaan akademik. Dalam pasal ini, kewenangan hanya diberikan kepada Senat Akademik.
 
Pasal ini juga tidak lagi mengatur kewenangan Dewan Guru Besar untuk memberikan masukan pada rektor tentang Rencana Pengembangan Jangka Panjang (RPJP), Rencana Strategis (Renstra), serta Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) di bidang akademik.
 
"Ini menghilangkan prinsip check and balances di dalam kampus UI sendiri," ungkap Sulistyowati.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Statuta Baru UI Buka Pintu Bagi Politikus Jadi Anggota MWA

Pasal 45

Statuta baru Pasal 45 ayat 1 huruf f dianggap telah menghapus kewenangan Dewan Guru Besar untuk mengusulkan pemberian atau pencabutan gelar akademik untuk mengusulkan pemberian atau pencabutan gelar kehormatan dan penghargaan akademik untuk ditetapkan oleh rektor.

Pasal 59

Statuta baru UI disebut telah menghapus mandat bagi empat organ untuk menyusun anggaran rumah tangga (ART) sebagai petunjuk pelaksanaan statuta. Pasal 59 ayat 2 juga telah menghapus adanya peraturan dekan.
 
"Dekan-dekan di UI tidak boleh lagi membuat peraturan, padahal dekan yang paling tahu fakultasnya membutuhkan apa," kata Sulistyowati.
 
(AGA)
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif