Bantuan Fokus di Dua Klaster

Tim UI Peduli Turun ke Lokasi Gempa Lombok

Intan Yunelia 08 Agustus 2018 12:10 WIB
Gempa Lombok
Tim UI Peduli Turun ke Lokasi Gempa Lombok
Seorang pengungsi korban gempa Lombok dievakuasi karena mengalami demam, MI/Ramdani.
Jakarta:  Universitas Indonesia (UI) mengirimkan tim bantuan UI Peduli yang terdiri dari tim medis dan tim tanggap darurat untuk bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kedua tim akan bergabung dengan Tim PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia) Cabang Lombok.

Direktur DRPM  (Direktorat Riset & Pengabdian Masyarakat) UI, Heri Hermansyah mengatakan, tim terdiri dari tujuh orang, dengan tujuan melakukan pemetaan awal lokasi, dan turut membantu pelayanan medis di lokasi tersebut.


"Rombongan UI Peduli berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma pada Selasa, 7 Agustus 2018 kemarin," kata Heri dalam keterangan pers yang diterima Medcom.id di Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018.

Tim UI Peduli Gempa Lombok diturunkan sebagai upaya respons cepat dari pihak universitas terhadap bencana di Lombok yang telah memakan korban jiwa hingga kini mencapai 99 orang. Setelah tim pemetaan berangkat melihat secara langsung lokasi bencana, setelah itu akan dilakukan memetakan kebutuhan bantuan.

"Maka tim besar akan kembali berangkat dari kampus UI pada 10 Agustus 2018.” ujar Heri.

Baca: 299 Sekolah Rusak Terdampak Gempa Lombok

Tim UI Peduli akan berkonsentrasi di dua klaster yaitu  Klaster Kesehatan terkait dengan pelayanan medis dan Klaster Pengungsian dan Perlindungan terkait dengan sanitasi dan air bersih, layanan psikososial serta identifikasi bangunan yang masih berdiri.

UI Peduli mengirimkan dokter umum dan dokter spesialis penyakit dalam serta tim Resimen Mahasiswa UI dengan kualifikasi siap untuk fase tanggap darurat. Selain itu, dosen FTUI, Chairul Hudaya juga memberikan bantuan berupa Tabung Listrik (TaLis) hasil inovasinya, untuk membantu distribusi listrik ke daerah-daerah bencana di Lombok.

"Dengan alat ini, distribusi listrik dapat dilakukan dengan mudah tanpa bergantung dari kabel dan transmisi pembangkit tenaga listrik," ujar Heri.

Tim UI Peduli yang berangkat akan melaksanakan prosesrapid assestment. Ini adalah sebuah proses pemetaan permasalahan di suatu daerah melalui proses survei lapangan, wawancara, dan angket.

Hasil pemetaan ini nantinya akan menjadi dasar perencanaan jangka menengah dan panjang, serta menjadi landasan untuk tim berikutnya dalam menyiapkan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana.



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id