Wakil Ketua MPR sekaligus legislator NasDem Lestari Moerdijat (Rerie). Foto: Medcom/Fachri Audhia Hafiez.
Wakil Ketua MPR sekaligus legislator NasDem Lestari Moerdijat (Rerie). Foto: Medcom/Fachri Audhia Hafiez.

Pengangkatan Satu Juta Honorer Diharapkan Mampu Atasi Kekurangan Guru

Pendidikan guru Guru Honorer Program Pendidikan
Media Indonesia.com • 24 November 2020 19:49
Jakarta: Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie) mengapresiasi pemerintah dalam percepatan pengangkatan guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kebijakan ini diharapkan bisa mengatasi masalah kekurangan guru di Tanah Air.
 
"Rekrutmen satu juta guru dengan status PPPK merupakan upaya penyerapan tenaga kerja sekaligus peningkatan kualitas pendidikan di Tanah Air," kata Rerie dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 24 November 2020.
 
Anggota Komisi X DPR Fraksi NasDem itu menyambut baik langkah strategis yang dilakukan pemerintah tersebut. Ia berharap percepatan pengangkatan guru honorer menjadi PPPK itu tidak mengabaikan standar kualitas tenaga pengajar yang diharapkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rerie menambahkan, guru yang berstatus PPPK harus mampu meningkatkan kualitas pendidikan nasional di masa depan. Tingkat pendidikan yang baik, kata dia, bisa meningkatkan rasa nasionalisme warga negara yang amat diperlukan di era globalisasi saat ini.
 
Baca: Guru Honorer Berusia Di Atas 35 Tahun Boleh Ikut Seleksi PPPK
 
Ia menyatakan, kekurangan tenaga pengajar merupakan salah satu persoalan serius yang dihadapi bidang pendidikan sejak lama. Upaya peningkatan status guru menjadi momentum bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengatasi keluhan kekurangan guru.
 
Menurut Rerie, penyerapan tenaga PPPK dalam jumlah besar juga merupakan upaya pemerintah memperbaiki kesejahteraan tenaga kerja honorer. Baik dari sisi status, maupun penggajian.
 
Selama ini, kata dia, rekrutmen tenaga honorer dilakukan pemerintah daerah sesuai kebutuhan daerah. Sedangkan, rekrutmen tenaga PPPK dilakukan serentak oleh pemerintah pusat.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif