Ilustrasi. Foto: Kemendikbud/Humas
Ilustrasi. Foto: Kemendikbud/Humas

DPD Desak Kemendikbud Memeratakan Kualitas Pendidikan

Pendidikan Kualitas Pendidikan
Ilham Pratama Putra • 13 Februari 2020 21:20
Jakarta: Wakil Ketua DPD, Sultan Baktiar Najamudin meminta pemerintah serius dalam meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan di daerah. Menurutnya masih terdapat kesenjangan kualitas pendidikan antara daerah dan perkotaan.
 
“Terutama antara daerah di perkotaan dengan daerah di pelosok. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah. Bagaimana caranya kita membuat sistem yang bisa memeratakan kualitas pendidikan antar daerah,” kata Sultan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020.
 
Sultan berharap banyak pada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim. Dia ingin perubahan kebijakan yang dilakukan mantan bos Gojek itu dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Sebenarnya kualitas sumber daya manusia kita tidak kalah dengan negara-negara lain. Tapi kenapa di peringkat universitas kita selalu berada di posisi ratusan kelas dunia. Ini juga yang menjadi PR kita semua. Bagaimana peringkat universitas kita bisa naik di kelas dunia," lanjut Sultan.
 
Sementara itu, dalam pertemuan di Komite III DPD RI itu, dia juga menyebut Nadiem berkomitmen bakal mengevaluasi sistem pembelajaran. Salah satu yang disorot Nadiem adalah penyediaan pratik-praktik baik untuk materi ujian sekolah.
 
Kedua, mendampingi pemerintah daerah untuk tidak lagi mewajibkan materi ujian kelulusan di daerahnya. "Melainkan memberikan kemerdekaan untuk masing-masing sekolah," sambung Sultan.
 
Ketiga, melaksanakan Ujian Nasional tahun 2020 untuk terakhir kalinya, bagi 8,4 juta peserta didik. Keempat, merancang asesmen kompetensi dan survei karakter tahun 2021.
 
“Kemendikbud bekerja sama dengan PUPR dan Kemenkominfo untuk mempersiapkan sarana dan prasarana perangkat IT dalam program perancangan asesmen kompetensi dan survei karakter, perangkat IT tersebut juga digunakan untuk pelaporan pertanggungjawaban dana BOS secara online,” ujar Nadiem dalam pertemuan tersebut.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif