Pelatihan Guru Libatkan KKG dan MGMP

Pemetaan Guru Berbasis Zona Harus Dikebut

Intan Yunelia 26 November 2018 14:21 WIB
HGN 2018
Pemetaan Guru Berbasis Zona Harus Dikebut
Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud, Supriano, Medcom.id/Intan Yunelia.
Jakarta:Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melakukan pelatihan guru berdasarkan hasil pemetaan sistem zonasi.  Untuk itu, pemetaan kebutuhan guru berdasarkan sistem zonasi harus segera dirampungkan, agar dapat segera dijadikan rujukan untuk pemeratan kualitas dan distribusi guru.

Pelatihan guru  ke depan, akan mengoptimalkan peran Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).  “Pelatihan-pelatihan berdasarkan zona dan tentunya menggunakan KKG atau MGMP untuk lebih fokus lagi ke situ,” kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, Supriano usai menghadiri Upacara Peringatan Hari guru di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin, 26 November 2018.


Menurut Supriano, mau tidak mau pemetaan guru berbasis zona wajib dikebut. Sebab dengan itu, permasalahan mutu guru lebih mudah terdeteksi. Dibandingkan mengandalkan hasil dari ujian nasional (UN) semata.

"Kita bisa lihat dari zona, lebih mudah pemetaannya," ucapnya. 

Baca: Atur Ulang Presisi dan Kalibrasi Kualitas Guru

Sementara itu, pengukuran kemampuan guru selama ini masih menggunakan Uji Kompetensi Guru (UKG).  Namun, dalam lima tahun program ini belum kembali digelar, baru direncanakan akan dimulai kembali. 

"Kita lihat guru bagus atau tidak sementara ini dari hasil ujian nasional yang baru bisa diukur dan hasil Program for International Student Assessment (PISA)," ujarnya. 

PISA terakhir dirilis sejak Desember 2016 lalu. Diharapkan, peringkat PISA di tahun ini mengalami peningkatan. Dengan begitu, ada indikasi peningkatan kompetensi kualitas guru di Indonesia. 

"Kalau ada peningkatan dari dua tahun lalu, artinya proses pembelajaran sudah berubah, sepertinya kompetensi guru sudah baik," pungkasnya.




(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id