"Ada beberapa sekolah yang menggunakan layanan informasi berbasis AI," ujar
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Sadimin, dalam webinar SPMB di Youtube Ditjen PAUD, Kamis 11 Juni 2026.
Ia berharap pemanfaatan teknologi ini bagian dari inovasi sekolah. Tujuannya agar pelayanan serta informasi SPMB lebih mudah diakses masyarakat.
| Baca juga: Bebas Biaya, Ini Daftar 137 Sekolah Swasta Gratis di Kota Semarang untuk SPMB 2026 |
Salah satu inovasi tersebut dikembangkan oleh SMA Negeri 1 Purbalingga. Inovasi ini dihadirkan melalui layanan bernama Lisa atau Layanan Informasi SPMB Ganesa.
Menurut Sadimin, layanan AI tersebut mampu membantu masyarakat memperoleh informasi secara cepat dan akurat. Tak hanya itu layanan tetap berjalan sesuai petunjuk teknis yang berlaku.
"Sudah masuk lebih dari 2.000 pertanyaan dan hebatnya bisa dijawab dengan tepat," ungkapnya.
Ia mencontohkan masyarakat dapat menanyakan kuota penerimaan maupun mekanisme jalur pendaftaran. Sistem AI tersebut akan memberikan jawaban sesuai aturan resmi yang berlaku.
Selain AI, sejumlah sekolah juga memanfaatkan media sosial untuk memperluas akses informasi. Salah satunya melalui layanan konsultasi langsung lewat TikTok yang dilakukan SMA Negeri 1 Sapuran, Kabupaten Wonosobo.
Sadimin menilai berbagai inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan SPMB Ramah yang mudah diakses. Ia berharap SPMB 2026 ini dapat berjalan transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
"Pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat yang tidak paham atau belum jelas kita layani dengan baik," katanya.
Pemanfaatan teknologi ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi kebingungan calon murid dan orang tua. Skaligus meningkatkan kualitas layanan selama proses SPMB berlangsung.
| Baca juga: Resmi! Ini Daftar 142 Sekolah SD-SMP Swasta Gratis di Tangerang untuk SPMB 2026 |
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda