ITB Buka 1.636 Kursi di SBMPTN
Seorang anggota Panitia Pengawas SBMPTN 2017 Lokal Jambi (tengah) mengawasi peserta yang mengikuti ujian di Balairung Universitas Jambi, Muaro Jambi, Jambi, Selasa (16/5). (Foto: Antara/Wahdi Septiawan).
Bandung: Institut Teknologi Bandung (ITB) menyediakan kuota 40 persen calon mahasiswa baru  melalui jalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN). Sementara sisanya 60 persen sudah dialokasikan untuk jalur SNMPTN.

"Untuk tahun ini daya tampung ITB total 3.950 kursi, jadi dari jalur SNMPTN 60 persen atau 2.314 kursi, dan sisanya 40 persen atau 1.636 kursi dari SBMPTN," kata Rektor ITB Kadarsah Suryadi di Kampus ITB Kota Bandung seperti dilansir dari Antara, Rabu, 18 April 2018.


ITB tidak membuka jalur masuk melalui seleksi mandiri. "Seperti tahun lalu, tahun ini kami tidak ada seleksi jalur mandiri," katanya.

Selain jalur program studi umum, tahun ini ada enam prodi yang telah memiliki akreditasi internasional. Yaitu teknologi dan sains informasi, farmasi klinik dan komoditas, teknik kimia, teknik mesin, teknik penerbangan, dan manajemen khusus untuk bisnis internasional.

Pendaftaran jalur SBMPTN dibuka mulai 8 hingga 29 Juni, tes kualifikasi akademik pada 7 Juli dan pengumuman lolos seleksi pada 13 Juli.

"Jadi tes kualifikasi akademik itu semacam tes TPA (tes potensi akademik) untuk SMA dan dilaksanakan dengan bahasa Inggris," katanya.

SBMPTN 2018, ITB melibatkan enam perguruan tinggi negeri di Kota Bandung. yakni Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati, Universitas Siliwangi (Unsil), dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI).

Panitia Lokal 34 Bandung SBMPTN 2018 mencatat total kuota mahasiswa baru yang disediakan di enam PTN melalui jalur SBMPTN mencapai 10.525 orang.



(HUS)