Mendikbud Harap Ada Titik Temu Soal Guru Honorer
Mendikbud, Muhadjir Effendy, Medcom.id/Citra Larasati.
Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mengaku tidak bisa berbuat banyak terkait permasalahan guru honorer Kategori dua (K2) yang tidak bisa ikut CPNS karena terbentur batasan usia. Pasalnya, kewenangan penerimaan CPNS sepenuhnya berada di tangan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB)

"Kemarin sudah ada beberapa usulan dari Kemendikbud yang mungkin bisa menjadi jalan keluar mudah-mudahan bisa dipertimbangkan kembali,"kata Muhadjir di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 19 September 2018.


Ia melanjutkan bahwa sebelumnya juga sudah ada pertemuan antara Mendikbud dengan Menpan-RB di kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla. Kemendikbud mengusulkan ada penambahan kuota guru yang dialokasikan untuk guru-guru yang telah puluhan tahun mengabdi tersebut.

Baca: Mendikbud: Jangan Mogok Lah !

"Kami sudah menyampaikan kuota dan rambu-rambu, kisi-kisi yang bisa dijadikan dasar pertimbangan untuk rekrutmen kemudian memang selanjutnya sepenuhnya menjadi kewenangan Menpan-RB," ujar Muhadjir.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini yakin, Permen-PAN RB soal penerimaan CPNS 2018 bukan tanpa perhitungan dan pertimbangan matang. Namun, lebih lanjut perlu ada jalan tengah mengatasi masalah ini. 

"Menpan-RB tentu saja ketika menetapkan keputusan dan kebijakan itu pasti sudah dipertimbangkan dengan matang dari aspek legal formal, maupun teknis pelaksanaan," pungkas Muhadjir.




(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id