30 mahasiswa OAP dilepas untuk melanjutkan pendidikan di Amerika Serikat. Foto: Antara
30 mahasiswa OAP dilepas untuk melanjutkan pendidikan di Amerika Serikat. Foto: Antara

30 Mahasiswa Papua Dikirim Kuliah ke Amerika Serikat

Pendidikan Pendidikan Tinggi Bantuan Pendidikan Perguruan Tinggi
Antara • 18 Juni 2021 15:58
Jayapura: Pemerintah Provinsi Papua kembali mengirim 30 mahasiswa dan mahasiswi unggul Orang Asli Papua (OAP) untuk belajar di luar negeri. Kali ini, mereka berkesempatan kuliah di Amerika Serikat (AS).
 
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua, Aryoko AF Rumapen mengatakan mahasiswa unggul Papua tersebut diharapkan dapat menjadi duta bagi Papua dan Indonesia.
 
"Saya berpesan kepada para mahasiswa tersebut, belajarlah dengan sungguh-sungguh agar kelak pulang akan dapat memajukan Papua dan ingatlah selalu bahwa tugasnya hanya belajar menimba ilmu, jaga diri sebaik mungkin karena menjadi duta-duta pilihan Papua-Indonesia," kata Aryoko di Jayapura, Jumat, 18 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Tiga Dosen Meninggal Akibat Covid-19, UNS Gelar Doa Bersama
 
Menurut Aryoko, Pemprov Papua hanya sebatas menyediakan fasilitas. Namun demikian pihaknya berharap kepada mahasiswa-mahasiswi unggul Papua dapat memanfaatkan fasilitas yang disediakan dengan meraih prestasi akademik yang membanggakan.
 
"Pelepasan 30 mahasiswa-mahasiswi Papua pada 2019 belajar ke Amerika Serikat (Michigan University) ini merupakan tahun ke-12, di mana program ini didanai sepenuhnya dari anggaran Otonomi Khusus (Otsus) Papua di bawah kendali Gubernur Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Klemen Tinal," ujarnya.
 
Para mahasiswa ini akan melanjutkan studi di beberapa perguruan tinggi ternama yang masuk dalam Top USA National Ranking University in USA. Contohnya, The Ohio State University, Michigan State University, Western Michigan University, The University Of Kansas, Auburn University dan Louisiana State University.
 
Baca: UNAIR dan Jakarta Global University Teken MoU Kerja Sama
 
Founder dan CEO Jakarta International College (JIC) Wenny Susanto mengatakan, 30 putra-putri Papua tersebut merupakan bagian dari 45 penerima beasiswa Siswa Unggul Papua 2019 yang selama ini dibina di Jakarta International College. Para penerima beasiswa Otonomi Khusus ini telah memiliki 45 SKS dalam studi mereka.
 
"Untuk angkatan 2019 ada 100 siswa yang menjalani seleksi, dari jumlah itu terpilih 45 orang yang mampu lolos untuk menerima beasiswa belajar di luar negeri, sedangkan sisanya tetap diberikan beasiswa oleh Pemerintah Papua untuk belajar di dalam negeri," kata Wenny.
 
Sejak digulirkan, sudah ada 1.051 penerima beasiswa dan 600 di antaranya menempuh pendidikan di luar negei. Selebihnya, menjalani pendidikan di universitas ternama di dalam negeri. Dia berharap program ini terus ada untuk menyiapkan SDM asli Papua. Dengan begitu, Papua akan menjadi lebih maju.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif