NEWSTICKER
Staf Khusus Presiden Aminuddin Ma'ruf . Foto: Dok. Pribadi
Staf Khusus Presiden Aminuddin Ma'ruf . Foto: Dok. Pribadi

Santri Harus Siap Memimpin Negara

Pendidikan pesantren
Muhammad Syahrul Ramadhan • 15 Januari 2020 13:07
Jakarta: Staf Khusus Presiden, Aminuddin Ma'ruf mendorong santri untuk siap mengelola sumber daya ekonomi strategis, bahkan memimpin negara. Peran santri ke depan tidak hanya hanya sebatas siap membela dan menjaga negara.
 
Hal itu disampaikan Aminuddin ketika melawat ke Pondok Pesantren Al-Falah Modern, di Jatirokeh Songgom Kabupaten Brebes, asuhan KH Nashruddin. Untuk itu santri dan pesantren harus mempersiapkan diri agar siap dalam mengelola sektor-sektor strategis.
 
Salah satu caranya adalah metode pendidikan pesantren harus dapat merespons segala isu. Kemudian santri juga didorong untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat ini santri selain menguasai fikih dan syariat harus juga menguasai isu-isu lain seperti ekonomi, perubahan iklim global, inovasi teknologi dan lain sebagainya. Ayo santri manfaatkan akses pendidikan terbaik baik dalam dan luar negeri, karena negara sudah hadir dengan beasiswa afirmasi santri, baik untuk kuliah di dalam dan luar negeri," terang Aminuddin, di Jakarta, Rabu, 15 Januari 2020.
 
Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa pesantren kini memiliki peran strategis dalam mengurangi ketimpangan ekonomi. Untuk diketahui, jumlah pesantren saat ini sebanyak 29.000 ribu pesantren dengan total lebih dari lima juta santri di dalamnya.
 
"Bayangkan jika satu juta saja di antaranya yang menjadi entrepreneur, ditambah dengan jaringan yang kuat antarpesantren di Indonesia, kita punya potensi besar untuk mengisi pembangunan ekonomi nasional," ungkap Aminuddin.
 
Hal itu bisa terwujud, jelas pria yang pernah menjabat sebagai l Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini, jika pesantren berdaya dengan menjadi pusat aktivitas ekonomi dan pusat pengembangan kapasitas SDM, bukan hanya pusat pendidikan.
 
"Pesantren saat ini selain mandiri juga harus berdaya saing, santri dan pesantren harus memiliki kapasitas untuk mengelola sumber daya ekonomi strategis, sehingga santri dan pesantren bisa menjadi solusi untuk mempercepat penyelesaian ketimpangan ekonomi dan SDM," ujar pria kelahiran Karawang ini.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif