Rektor Unhan RI Laksdya TNI Prof Amarulla Octavian (tengah) saat dianugerahi bintang kehormatan. Foto: Unhan
Rektor Unhan RI Laksdya TNI Prof Amarulla Octavian (tengah) saat dianugerahi bintang kehormatan. Foto: Unhan

Rektor Unhan Dianugerahi Bintang Kehormatan dari Prancis

Pendidikan prancis indonesia-prancis Penghargaan Pendidikan Perguruan Tinggi
Wandi Yusuf • 13 Januari 2022 23:41
Jakarta: Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) RI Laksamana Madya (Laksdya) TNI Prof Amarulla Octavian menerima Bintang Kehormatan de Commandeur dans l’Ordre National du Mérite dari Pemerintah Prancis. Penganugerahan bintang kehormatan ini berlangsung siang tadi.
 
"Upacara penganugerahan berlangsung di kediaman resmi Duta Besar Perancis Olivier Chambard," demikian siaran pers yang diterima Medcom.id, Kamis, 13 Januari 2022. 
 
Acara dihadiri jajaran kedutaan Prancis berikut Atase Pertahanan Prancis Colonel Sven Meic beserta staf. Hadir pula para pejabat Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, pejabat Unhan, serta beberapa sesepuh Ikatan Alumni Prancis-Indonesia, yakni Prof Budi Susilo Soepandji dan Prof Kadarsah Suryadi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tradisi penganugerahan Bintang Kehormatan L’Ordre National du Mérite telah berlangsung selama lebih dari 58 tahun. Dimulai ketika Presiden Prancis Jenderal Charles de Gaulle pada 1963 memberikan bintang kehormatan tersebut kepada para pahlawan Perang Dunia II. 
 
Selain kepada para pahlawan perang, pemerintah Prancis juga menganugerahi bintang kehormatan tersebut kepada para petinggi militer dan pejabat sipil yang dinilai memiliki jasa luar biasa kepada negara dan bangsa Prancis. 
 
Setiap tahunnya, tepatnya pada peringatan Hari Republik 14 Juli, Pemerintah Prancis selalu menganugerahi Bintang Kehormatan L’Ordre National du Mérite kepada para penerima dari dalam negeri dan luar negeri.
 
Baca: Indonesia-Prancis Sepakat Dukung Pengembangan Perikanan Berkelanjutan
 
Prosedur pengusulan dan penilaian kelayakan dilakukan oleh Komite Légion d’Honneur yang diketuai Presiden Prancis. Upacara penganugerahan hingga serangkaian proses administrasi juga harus disetujui Parlemen Prancis.
 
"Penganugerahan Bintang Kehormatan L’Ordre National du Mérite kepada Rektor Unhan Laksdya TNI Prof Amarulla Octavian tidak saja dimaknai sebagai bentuk penghargaan perorangan, tetapi juga bentuk penghargaan antarkedua bangsa." 
 
Hubungan internasional kedua negara telah berlangsung lebih dari 70 tahun. Hal ini diharapkan dapat lebih meningkat kerja sama di tahun-tahun mendatang, termasuk dalam bidang pertahanan dan keamanan. 
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif