Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Foto: Zoom
Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Foto: Zoom

Kampus Mengajar, 22 Ribu Mahasiswa Siap Turun ke 3.000 Sekolah

Pendidikan Pendidikan Tinggi Kampus Merdeka Perguruan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 30 Juli 2021 20:05
Jakarta: Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menyeleksi 36 ribu mahasiswa yang ingin mendaftar program Kampus Mengajar. Dari 36 ribu mahasiswa yang mendaftar, terdapat 22 ribu mahasiswa yang lolos mengikuti program tersebut.
 
"Dan 22 ribu mahasiswa ini nantinya akan kami tempatkan di 3.593 sekolah SD dan SMP," kata Sekretaris Direktorat Pendidikan Tinggi (Sesditjen Dikti) Paristiyanti Nurwardani dalam Bincang dengan Mendikbudristek, Jumat 30 Juli 2021.
 
Paris menginformasikan jika 22 ribu mahasiswa itu hadir dari 371 perguruan tinggi di Tanah Air. Paris pun tak menyangka jika minat mahasiswa untuk mengajar membeludak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penugasan sendiri nantinya akan dimulai pada 2 Agustus 2021. Dengan masa terakhir tugas pada 17 Desember 2021.
 
"Saat ini dalam delapan hari mereka akan ada pelatihan. Mereka akan dibekali oleh tenaga ahli," sebutnya.
 
Baca juga:  Nadiem: Pendidikan Cuma Fasilitas, Pilihan Karier Dengarkan Suara Hati
 
Dalam kesempatan yang sama, Mendikbudristek, Nadiem Makarim mengapresiasi semangat mahasiswa yang ingin turut serta dalam kampus mengajar. Kampus mengajar kata Nadiem dapat membantu mengejar ketertinggalan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa SD dan SMP di daerah.
 
"Di mana banyak yang sulit PJJ, ini kesemptan yang luar biasa untuk membantu anak-anak yang ketinggalan. Itu bukan hanya mulia dari sisi sosial, tapi ini pengalaman yang mahal, jadinya selamat berkontribusi," terang Nadiem.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif