NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: MI/Gino Hadi
Ilustrasi. Foto: MI/Gino Hadi

Nadiem Mulai Susun Pemilihan Guru Penggerak

Pendidikan guru
Muhammad Syahrul Ramadhan • 07 Februari 2020 20:50
Jakarta: Praktisi pendidikan Indra Charismiadji mengungkapkan, bahwa saat ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim tengah menyusun pemilihan guru penggerak. Guru penggerak sendiri digaungkan Nadiem ketika peringatan Hari Guru Nasional akhir tahun lalu.
 
"Beliau sedang memproses pemilihan guru penggerak, jadi banyak mendesain untuk menyiapkan guru penggerak," jelas Indra kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan Mendikbud di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Jumat, 7 Februari 2020.
 
Indra menjelaskan, nantinya tidak semua guru dilatih. Dalam pertemuan tersebut Indra juga memberi masukan kepada Nadiem, agar pemilihan guru yang bakal dilatih menggunakan teori early adopter. Menurut Indra, guru penggerak cukup 400 ribu orang saja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan kalkulasinya, dengan memanfaatkan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) PPG (Pendidikan Profesi Guru), Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan dan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK), setiap tahunnya bisa menghasilkan 100 ribu guru penggerak dengan 100 master trainer.
 
"Misal tahun ini persiapan, dalam empat tahun yang mana setiap tahunnya 100 ribu Mas Nadiem punya 63 (LPTK) yangngadain PPG (Pendidikan Profesi Guru), 34 Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan, 11 Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ( disingkat PPPPTK) itu bisa jadi center (pelatihan),"
 
"Cuma butuh 100 master trainer, nah kalau dibagi 100 seminggu cuma melatih 25 guru cukup. Selesai 4 tahun 400 ribu guru, dan ini 400 ribu dapat menarik yang 3 juta guru lainnya," kata Indra.
 
Indra pun menegaskan, bahwa itu masukan yang ia berikan kepada Mas Menteri. Sementara Nadiem juga sudah memiliki hitungan sendiri.
 
Sebelumnya,Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah memiliki 25 ribu guru inti. Keberadaan guru inti ini merupakan embrio potensial untuk didorong dan dikembangkan menjadi 'Guru Penggerak' di seluruh sekolah di Indonesia.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif