Alcoloid, alat deteksi alkohol karya mahasiswa Telkom University.  Foto:  Medcom.id/Roni Kurniawan
Alcoloid, alat deteksi alkohol karya mahasiswa Telkom University. Foto: Medcom.id/Roni Kurniawan

Peneliti Telkom University Ciptakan Alat Pendeteksi Alkohol

Pendidikan beasiswa osc Pendidikan Tinggi
Roni Kurniawan • 10 Januari 2020 19:19
Bandung: Tim peneliti Telkom University menciptakan alat pendeteksi alkohol, yaitu Alcohol Identification Device (Alcoloid). Alat ini dapat mencegah dan menanggulangi permasalahan terkait penggunaan alkohol pada manusia.
 
Melihat masalah tersebut Ramdhan Nugraha bersama tim peneliti Telkom University menciptakan sebuah alat pendeteksi alkohol yaitu Alcohol Identification Device (Alcoloid), dimana alat ini dapat mencegah dan menanggulangi permasalahan terkait penggunaan alkohol pada manusia.
 
“Alat ini dapat mendeteksi jumlah alkohol yang dikonsumsi oleh seseorang, apakah orang tersebut termasuk kategori sadar, setengah sadar ataupun sudah terpengaruh alkohol yang sangat berat," ujar salah seorang peneliti, Ramdhan Nugraha, di Bandung, Jumat, 10 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ramdhan menjelaskan, alat ini terintegrasi dengan system IoT (Internet of Think), Alcoloid ini dapat bekerja dengan dua sistem yakni offline ataupun online. Untuk sistem kerja online, data yang didapat dari seseorang yang dicek kadar alkoholnya akan masuk kedalam laman alcoloid.telkomuniversity.ac.id sekaligus akan terkirim ke smartphone, nantinya setiap pengguna alat ini bisa melihat track record pengguna.
 
"Sedangkan untuk mode offline hanya akan ditampilkan di layar Alcoloid tersebut," sambungnya.
 
Keunggulan produk ini, lanjut Ramdhan, bahwa produk serupa yang ada di luar sejauh ini belum terhubung ke server (luring). Sedangkan Alcoloid karena menggunakan sistem IoT sudah bisa terhubung ke server.
 
“Selain itu produk kami juga sudah menggunakan corong, sehingga secara cost produksi dan perawatan akan lebih murah dan efisien,” bebernya.
 
Ke depannya Ramdhan mengatakan bahwa saat ini Alcoloid sedang menunggu proses SNI, agar dapat masuk ke dalam PPBT (Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi). Selain itu Telkom University juga akan mengajukan hak paten atas temuan tersebut agar tak diduplikasi atau diklaim pihak lain.
 
“Kami sudah ajukan untuk mendapat SNI, sedangkan untuk Paten dan HKI kami sudah dapat, apabila SNI sudah dapat kami bisa melangkah untuk masuk ke dalam PPBT," pungkasnya.

 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif