Siswa tengah belajar di selasar kelas, MI/Rommy Pujianto.
Siswa tengah belajar di selasar kelas, MI/Rommy Pujianto.

Krisis Identitas Siswa Penyebab Maraknya Kasus Kekerasan

Pendidikan Kekerasan di Sekolah
Antara • 18 Februari 2019 16:11
Kupang: Krisis identitas menjadi salah satu faktor penyebab banyak terjadinya kasus kekerasan terhadap guru yang dilakukan oleh para siswa akhir-akhir ini.
 
"Menurut saya krisis identitas menjadi alasan mengapa selama ini banyak kasus kekerasan yang terjadi kepada para guru, yang dilakukan oleh siswanya sendiri," kata Staf Ahli Menteri Bidang Pendidikan Karakter Kementerian Pendidikan danKebudayaan, Arie Budiman.di Kupang, Senin, 18 Februari 2019.
 
Hal ini di sampaikan Arie usai menjadi pembicara dalam diskusi serta Sosialisasi Buku Panduan dan Pelatihan Penguatan Pendidikan Karakter Kontekstual bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia (WVI). Menurut dia proses tumbuh dan berkembang anak-anak usia sekolah mencari
identitas diri kadang-kadang identitas diri yang dicari itu salah kaprah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kadang identitas diri yang dicari itu jalannya salah. Misalnya menjadi seorang pemberani tetapi jalannya salah," ujar dia.
 
Baca:Wacana Kontrak Belajar Mendesak Diterapkan
 
Ia mencontohkan kasus pemukulan serta penghinaan terhadap seorang guru SMA di Gresik, Jawa Timur baru-baru ini juga diduga karena krisis identitas. Saat ini, kata dia, banyak kejadian seperti itu, dan masih banyak dialmi oleh para guru di sekolah-sekolah.
 
Tetapi jika dihitung secara keseluruhan, jumlah kekerasan terhadap guru itu masih kecil jika dibandingkan dengan puluhan ribu sekolah di Indonesia yang memiliki aturan yang kuat terhadap siswa-siswanya. Untuk mencegah kejadian seperti itu, kata dia, bukan hanya tanggung
jawab sekolah, tetapi juga orangtua memiliki peran yang sama.
 
"Peran orangtua itu sangat penting. Pembinaan di rumah itu sangat penting, bahkan peran lingkungan, yakni peran alumni juga penting," tambahnya.
 
Di samping itu, untuk mencegah terjadinya kasus kekerasan terhadap guru di lingkungan sekolah, seorang guru juga harus menunjukkan kewibawaannya agar tak dianggap remeh oleh siswanya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi