“Seleksi sekolah kedinasan bukan hanya tentang kesempatan menjadi ASN, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang kompeten, integritas, dan disiplin dalam pengabdian untuk masyarakat,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini dikutip dari laman menpan.go.id, Jumat, 14 Agustus 2026.
Berikut jumlah formasi Sekolah Kedinasan Tahun 2026:
Formasi Sekolah Kedinasan Tahun 2026
- Institut Pemerintahan Dalam Negeri (Kementerian Dalam Negeri): 1.410 formasi
- 22 Sekolah Kedinasan dibawah Kementerian Perhubungan: 891 formasi
- Politeknik Keuangan Negara-STAN (Kementerian Keuangan): 1.000 formasi
- Politeknik Siber dan Sandi Negara (BSSN): 50 formasi
- Politeknik Statistika STIS (Badan Pusat Statistik): 564 formasi
- Politeknik Pengayoman Indonesia (Kementerian Hukum): 250 formasi
- Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan): 375 formasi
- Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG): 130 formasi
- Sekolah Tinggi Intelijen Negara (BIN): 100 formasi
Baca Juga :
Panduan Lengkap Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026: Link SSCASN Terbaru, Syarat, dan Tahapannya
Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dilakukan pada September 2026. Seperti tes CASN lainnya, SKD sekolah kedinasan terdiri dari tiga materi utama, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Setelah SKD, pelamar sekolah kedinasan akan mengikuti seleksi lanjutan. Detail jadwal seleksi ini diatur oleh masing-masing sekolah kedinasan.
Rini mengingatkan agar peserta mengikuti seleksi dengan baik. Hasil akhir ditentukan dari kemampuan masing-masing individu.
“Jangan mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Tidak ada jalan pintas untuk menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas,” tegas Rini.
Rini juga berpesan kepada para orang tua agar mendukung putra putrinya yang ingin mendaftarkan diri di sekolah kedinasan. Motivasi dari dalam rumah akan membantu mereka berkompetensi secara sehat.
Dia mengimbau agar peserta menyiapkan kompetensi diri, menjaga integritas, serta percaya pada kemampuan diri. “Semoga seleksi Sekolah Kedinasan 2026 dapat melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” ujar Rini.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda