Diskusi media bertajuk
Diskusi media bertajuk "Sains Digital Dari dan Untuk Anak Indonesia" di Jakarta, Jumat (6/9). Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan

KJSA 2019, Fasilitasi Anak Menjadi Inovator

Pendidikan inovasi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 06 September 2019 18:54
Jakarta: Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) kembali digelar. KJSA ini merupakan program lomba karya sains untuk siswa tingkat sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
 
Direktur PT Kalbe Farma Tbk Pre Agusta, mengatakan, tujuan dari KJSA ini untuk merangsang dan memfasilitasi anak agar mampu berinovasi sejak usia dini. Sehingga dalam jangka waktu 5-10 tahun ke depan Indonesia bisa mempunyai inovator handal.
 
"Kami ingin anak-anak indonesia sudah terbiasa berinovasi dan berpikir kreatif dengan demikian ke depan akan lebih banyak inovator muncul di Indonesia," kata Pre dalam diskusi media bertajuk "Sains Digital Dari dan Untuk Anak Indonesia", di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, 6 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada gelar kesembilan KJSA ini terdapat beberapa perubahan. Pre mengatakan, perubahan tersebut untuk merespons berkembangannya teknologi digital yang saat ini tidak bisa dihindari, dengan mengusung tagline KJSA goes Digital!
 
"Tahun kesembilan kami merasa hangat-hangatnya digital. Khusus tahun ini kami ingin kembangkan yang digital," tutur Pre.
 
Pre menjelaskan, digital ini ada dua, yaitu cara berpikir dan alat-alatnya. Cara berpikir digital sebut Pre ada big data, ada algoritma cara menghadapi era digital.
 
"Kemudian alat alat sendiri connected dengan internet dua hal ini bisa diterapkan usia dini, algoritma sederhana, cara berpikir logis dipakai untuk digital," terang Pre.
 
Pendaftaran KJSA dimulai 18 Juli-15 September 2019. Kemudian masuk pada sesi penjurian pertama pada 19 September 2019. Setelah itu, peserta yang terpilih akan diberikan mentoring oleh mentor dari pihak panitia yang dimulai pada 20 September-10 Oktober 2019.
 
Setelah dilakukan mentoring, akan ada penjurian kedua pada 15 Oktober 2019 dan tahap terakhir adalah penjurian final, pameran karya, dan awarding pada 23-26 Oktober 2019.
 
Bagi pemenang dengan karya terbaik akan diberikan hadiah sebesar Rp15 juta untuk yang mendapat juara pertama, di tempat kedua mendapatkan Rp12,5 juta, ketiga Rp10 juta dan juara empat dan lima mendapatkan Rp7,5 juta. Nominal tersebut akan diberikan masing-masing untuk kategori SD atau SMP.
 
Selain itu, untuk 10 guru pendamping SD atau SMP yang diundang ke Jakarta akan mendapatkan Rp3 juta. Lima karya yang sudah di-mentoring dan tidak berhasil diundang ke Jakarta akan mendapatkan masing-masing Rp5 juta.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif