Mahasiswa Undip Tara Athaya Yasykur peraih medali di ASEAN Para Games 2022. DOK Undip
Mahasiswa Undip Tara Athaya Yasykur peraih medali di ASEAN Para Games 2022. DOK Undip

Keren! Mahasiswi Undip Ini Sabet Medali Emas dan Perak di ASEAN Para Games 2022

Renatha Swasty • 09 Agustus 2022 17:47
Jakarta: Salah satu kompetisi terbesar di Asia Tenggara, ASEAN Para Games 2022 rampung. Atlet difabel dari seluruh negara ASEAN ini dipertemukan dan berkompetisi satu sama lain hingga 6 Agustus 2022 di Solo, Jawa Tengah.
 
Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip), Tara Athaya Yasykur, turut menyumbang medali perak dan emas pada ajang ASEAN Para Games 2022. Mahasiswi program studi Ilmu Komunikasi angkatan 2021 itu berhasil meraih medali perak pada 100 meter Gaya Dada SB12 Putri dan medali emas pada 50 meter Gaya Bebas S12 di cabang olahraga Para Swimming ASEAN Para Games 2022.
 
Sebelumnya, Tara tidak pernah berniat menjadikan renang sebagai ajang meraih prestasi. Namun, hal itu berubah saat Tara memenangkan kejuaran tingkat provinsi sewaktu SMP.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tara berpikir menekuni hobinya itu sampai sekarang. Ini kali pertama Tara mengikuti ajang Asean Para Games tepatnya di cabang olahraga Para Swimming.
 
Sebenarnya, breaststroke bukanlah gaya renang utama Tara. Tetapi, melihat jumlah peserta yang terbatas, dia terpaksa mengambil nomor itu dan berhasil meraih medali perak.
 
Tara mengaku berpartisipasi dalam ASEAN Para Games 2022 dan berhasil meraih medali perak dan emas bukan hal mudah. Namun, dia banyak mendapatkan dukungan positif dari orang di sekitarnya.
 
“Saya selalu ingat tujuan awal saya melakukan persiapan ini semua latihan dan sebagainya untuk menjadikan saya kembali bersemangat kembali untuk terus berusaha, serta doa dan support dari orang-orang terdekat yang sangat berpengaruh dalam serangkaian proses keberhasilan saya” tutur dia.
 
Tara mengaku untuk mengimbangi hobi dan kuliah dia melakukan manajemen waktu. Di sela kesibukan menjadi mahasiswa Ilmu Komunikasi Undip, ia masih bisa menyempatkan waktu menjalankan hobi berenang.
 
“Dikarenakan kuliah masih dilakukan secara online kemarin membuat saya lebih mudah untuk mengatur waktu kuliah dan latihan," kata Tara
 
Tara bercerita selalu latihan berenang pagi hari. Sehingga, masih bisa mengikuti kuliah dan mengerjakan tugas setelah latihan selesai.
 
Sebaliknya, saat mesti latihan renang sore hari, dia masih bisa mengikuti kelas atau kuliah sebelum memulai latihan.
 
 “Jika kita mempunyai cita-cita atau keinginan, jangan pesimis, kita harus mencoba dan memperjuangkannya. Kalau tidak dicoba bagaimana kita bisa tahu, jika pun gagal tetap optimis, itu hal yang wajar yang penting jangan pernah berhenti mencoba dan berusaha. Kita mesti yakin bahwa usaha tidak akan pernah menghianati hasil. Apa yang kita perjuangkan akan terbayarkan di waktu yang tepat, selalu berdoa, semangat semua,” pesan Tara.
 
Baca juga: Indonesia Jadi Juara Umum Cabor Para Renang di APG 2022

 
(REN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif