Gandeng Google, Universitas Esa Unggul Bekali Pendidikan Startup ke Mahasiswa

inten Suhartien 02 Februari 2018 15:50 WIB
pendidikan
Gandeng Google, Universitas Esa Unggul Bekali Pendidikan <i>Startup</i> ke Mahasiswa
Ilustrasi - Medcom.id
Jakarta: Perguruan Tinggi di Indonesia tengah mengadopsi sistem pendidikan yang mengedepankan perkembangan digital, Universitas Esa Unggul (UEU) salah satunya. Kampus yang terletak di Jalan Arjuna Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, itu menggandeng Google Indonesia untuk mengembangkan pelatihan soft skill mahasiswa.

UEU juga bekerja sama dengan Nurbaya Initiative. Kerja sama itu menyasar pada peningkatan pengetahuan dosen UEU. Mereka diberi bekal pengetahuan tentang perusahaan rintisan atau startup agar mahasiswa UEU mampu menciptakan lapangan pekerjaan dari bisnis startup.


"Sehingga jika pun lulusan UEU menjadi karyawan perusahaan tertentu, mereka juga punya bekal untuk membuat bisnis startup sendiri," jelas Kepala Biro Marketing Komunikasi UE Rendy Zubhan Ramadhani saat berbincang dengan Medcom.id, Jakarta.

Rendy berharap, pelatihan soft skill mampu membuat lulusan UEU punya inovasi terhadap peranti lunak (software) ataupun aplikasi yang bisa mewadahi penjualan produk-produk usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia. "Hal ini sesuai dengan slogan dari kampus kami yaitu Smart, Creative, Entrepreneural," tambahnya.


(Gedung Kampus Universitas Esa Unggul (UEU). Foto: Medcom.id/Inten Suhartien).

Inovasi produk digital itu diciptakan lewat startup academic kepada digital planner. Hasil akhir yang diharapkan adalah digital planner mampu diaplikasikan di berbagai profesi sesuai dengan program studi mahasiswa.

Menurut Rendy, pelatihan soft skill penting diajarkan agar lulusan UEU mampu menghadapi tantangan di era digital yang segalanya berbasis dalam jaringan (daring) atau online. Pelatihan soft skill yang diberikan UEU masuk dalam program studi mahasiswa. Bahkan sertifikat pelatihan tersebut menjadi salah satu syarat kelulusan.

Mahasiwa UEU diwajibkan punya 50 sertifikasi soft skill untuk bisa lulus. Ini lantaran pihak universitas menyadari perubahan dunia yang saat ini mengarah kepada digitalisasi dan memasuki era milenial. 

UEU juga mewajibkan setiap lulusan memiliki sertifikat Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) untuk dapat bersaing dengan lulusan internasional yang relevan dengan program studi yang ditempuh. SKPI merupakan surat pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Perguruan Tinggi, berisi informasi tentang pencapaian akademik atau kualifikasi dari lulusan pendidikan tinggi bergelar.



(HUS)