Ilustrasi:  Foto:  MI/Sumaryanto Bronto
Ilustrasi: Foto: MI/Sumaryanto Bronto

Pengembangan Kurikulum Disarankan Berbasis STEAM

Pendidikan Kurikulum Pendidikan
Intan Yunelia • 01 November 2019 20:35
Jakarta:Pengamat Pendidikan dariCenter of education regulation and development analysis (Cerdas), Indra Charismiaji menyambut positif arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang penyesuaian kurikulum pendidikan secara besar-besaran.
 
Hal senada juga pernah Indra sampaikan saat dirinya diundang dalam pertemuan dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, Kamis, 31 Oktober 2019. Indra mengatakan, kurikulum yang baru nanti harus berfokus pada peningkatan keterampilan dasar anak atau soft skillyang sesuai dengan perkembangan zaman.
 
Ia pun menyebutkan, bahwa pengembangan kurikulum sudah harus mulai berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts dan Mathematics).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dan Mas Menteri (Nadiem) juga setuju dengan saya, yaitu fokusnya soft skill," kata Indra kepada Medcom.id, Jumat, 1 November 2019.
 
Selanjutnya, untuk anak usia dini sejak 0-5 tahun, ada tiga aspek dasar yang perlu ditanamkan. Yaitu keterampilan pemecahan masalah, kepercayaan diri, dan etika.
 
Sedangkan yang harus dioptimalkan adalah kemampuan bekerja sama, prakarsa, pengendalian diri, dan ketangguhan diri. "Baru memasuki usia 6-11 tahun semua nilai-nilai tadi dioptimalkan," jelas Indra.
 
Kemudian memasuki masa remaja usia 12-18 tahun, keterampilan ketangguhan diri, motivasi berprestasi dan kerja sama lebih dikuatkan lagi.
 
Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta agar reformasi besar-besaran dilakukan di lingkungan Kemendikbud dan Kementerian Agama (Kemenag).
 
Di Kemendikbud, presiden meminta agar disusun sebuah sistem atau aplikasi yang memudahkan guru dan murid dalam melakukan pembelajaran. Di samping itu, ia juga ingin agar para menteri terjun langsung ke lapangan untuk melihat persoalan yang terjadi serta memikirkan Indonesia tidak sebatas di Pulau Jawa saja melainkan seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
 
"Untuk itu tinjau ulang (review) penyesuaian kurikulum (secara) besar-besaran, harus kita lakukan. Karena dunia sudah berubah sangat cepat ilmu pengetahuan keterampilan sekarang ini mudah sekali usang, sehari dua hari saja sudah usang karena memang berkembangnya sangat cepat. Oleh karena itu harus di-update, harus di-upgrade, jangan terlambat," katanya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif