Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia, Asep Saefuddin, Medcom.id/Intan Yunelia.
Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia, Asep Saefuddin, Medcom.id/Intan Yunelia.

Ironis, Negara Agraris Tapi Kekurangan Ahli Pangan

Pendidikan beasiswa osc Pendidikan Tinggi
Intan Yunelia • 17 Januari 2019 19:42
Jakarta:Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Asep Saefuddin mengatakan, Indonesia saat ini kekurangan ahli pangan dan gizi. Sebagai negara agraris, Indonesia seharusnya memiliki ahli tersebut, untuk memproduksi gizi dan pangan yang berkualitas.
 
"Kita ini di Indonesia kekurangan ahli pangan dan gizi. Padahal di satu sisi kita juga memerlukan suatu keahlian yang bisa memberikan ketahanan pangan dan gizi di Indonesia," kata Asep kepada wartawan di Kampus UAI, Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 17 Januari 2019.
 
Menurutnya, gizi dan pangan merupakan kunci untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang cerdas. Dengan ahli gizi yang mencukupi, Indonesia bisa memproduksi dan mengolah makanan sehat serta gizi yang baik bagi masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Prodi Gizi dan Teknologi Pangan UAI Berkonsep Halal
 
"Otak kita, tubuh kita membutuhkan pangan dan gizi yang sehat dan betul-betul dibutuhkan oleh tubuh. Kalau tidak, bisa terjadistunting(kerdil) seperti di sejumlah daerah, anak-anak tidak berkembang dengan baik, sehingga rata-rata tidak memiliiki bentuk tubuh ideal dan baik dan berpotensi kurang mampu bersaing," ujar Asep.
 
Karena hal tersebut, terang Asep, UAI membuka program studi (prodi) khusus gizi dan teknologi pangan. Melihat tenaga khusus kedua prodi ini sangat minim di Indonesia.
 
"Prodi yang berkaitan dalam pangan dan gizi itu relatif masih kurang. Kita tahu, di Jakarta ada 330 perguruan tinggi, itu hanya ada 13 kampus saja yang memiliki prodi teknologi pangan dan gizi. Sedikit sekali," paparnya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif