Tantangan dunia pendidikan ke depan ialah mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas (Foto:Antara/Muhammad Arif Pribadi)
Tantangan dunia pendidikan ke depan ialah mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas (Foto:Antara/Muhammad Arif Pribadi)

Pemerataan Pendidikan Jadi Prioritas

Pendidikan berita dpr
Gervin Nathaniel Purba • 02 Mei 2019 16:24
Jakarta: Tantangan dunia pendidikan ke depan adalah mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas. Tantangan ini merupakan refleksi dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019.
 
"Pemerataan serta peningkatan kualitas pendidikan masih menjadi tantangan yang harus terus dilakukan dalam skala prioritas program secara nasional," ujar Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra, dilansir dpr.go.id, Jakarta, Kamis, 2 April 2019.
 
Untuk mewujudkan pemerataan dan kualitas pendidikan, DPR mengajak semua stakeholder terkait untuk melakukan reformasi pendidikan nasional, baik dalam tataran konseptual maupun manajerial.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dalam tataran konseptual, sekarang sedang diupayakan agar karakter menjadi fondasi pendidikan nasional, karena kualitas yang ingin dicapai harus berorientasi pada pembentukan karakter jenjang pendidikan dasar secara merata di semua wilayah Tanah Air," ujar Sutan.
 
Reformasi pendidikan dilakukan demi terwujudnya pembangunan pendidikan yang dapat mengantar bangsa dan negara pada kejayaan masa depan. Karakter yang kuat akan menjadi fondasi yang kokoh bagi peserta didik masa kini.
 
"Kemudian disempurnakan dengan penguasaan berbagai keterampilan hidup, vokasi, dan profesi abad 21,"ujar politikus Gerindra itu.
 
Saat ini, pemerintah dan DPR terus mengupayakan penyelarasan kebudayaan dengan pendidikan. Hal tersebut ditempuh untuk menghadirkan proses pembelajaran yang terbuka, luwes, dan memberikan keleluasaan bagi para pelajar.
 
"UU Pemajuan Kebudayaan dan UU Sistem Perbukuan telah disahkan. Produk legislasi ini diharapkan dapat mendukung reformasi pendidikan nasional yang digulirkan pemerintah," ujarnya.
 
Menurutnya, kebudayaan telah menjadi akar dari pendidikan. Oleh karenanya, UU Pemajuan Kebudayaan menjadi acuan dalam upaya pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan agar budaya Indonesia dapat tumbuh tangguh menghadapi arus perubahan.
 
Adapun UU Sistem Perbukuan memiliki peran strategis bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan daya literasi masyarakat, khususnya peserta didik. Diharapkan, dengan sistem perbukuan yang baik akan dapat ditumbuhkembangkan budaya literasi yang semakin baik.
 
"Pemenuhan budaya literasi ini dapat didorong dan dikembangkan melalui ketersediaan buku yang bermutu, murah atau terjangkau, dan merata, yang pada akhirnya akan mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan," kata Sutan.
 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif