Kampus UGM, UGM/Humas.
Kampus UGM, UGM/Humas.

Tiga Sivitas UGM Tertular Lulusannya yang Positif Covid-19

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi
Citra Larasati • 03 Agustus 2020 20:12
Jakarta: Universitas Gadjah Mada (UGM)tengah terus melacak (tracing) terhadap satu mahasiswanya yang baru saja lulus dan terkonfirmasi positif covid-19. Hasil sementara, tiga orang dinyatakan positif covid-19 dari hasil tes usap (swab test covid-19).
 
Ketua Satgas Covid-19 UGM, Rustmadji menyebutkan, UGM terus melakukan pelacakan secara intensif terhadap sivitas akademikanya yang sebelumnya pernah melakukan kontak dengan alumnus terkonfrimasi positif covid-19 tersebut.
 
“Dari tracing pada orang yang terindikasi kontak erat dengan yang bersangkutan ditemukan tiga di antaranya dinyatakan positif covid-19 dari hasil tes swab,” jelas Rustamadji atau akrab disapa Adji dalam keterangan tertulis, Senin, 3 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adji menyampaikan, tiga orang yang dinyatakan positif covid-19 tersebut meliputi dua tenaga kependidikan (tendik) dan satu mahasiswa di Fakultas Teknik UGM. Tenaga kependidikan yang tertular merupakan pegawai yang pernah berkontak erat saat melayani pengambilan ijazah.
 
Sedangkan satu mahasiswa merupakan teman satu kontrakan dengan alumnus tersebut. “Saat ini kita sudah memberikan perawatan dan lakukan isolasi pada sivitas yang terkonfirmasi positif covid-19,” katanya.
 
Selain melakukan tes usap pada sivitas UGM yang pernah berkontak erat dengan alumnus tersebut, Adji menyampaikan pihaknya juga melakukan rapid test pada sivitas yang memiliki kontak tidak terlalu erat.
 
“Ada sekitar 20-an orang yang kita rapid dan kita pantau terus untuk dilakukan rapid kedua pada tanggal 7 Agustus depan. Sementara ini kami minta untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari dan kita juga sediakan tempat isolasi,” jelasnya.
 
Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di lingkungan kampus, Adji mengatakan UGM terus melakukan pelacakan dan mengintensifkan promosi kesehatan pencegahan penularan covid-19. Promosi kesehatan yang dilakukan terkait pemakaian masker yang benar mulai dari cara menggunakan hingga melepas, menjaga jarak, mencuci tangan, dan pembatasan waktu layanan kantor.
 
Sementara Dekan Pengganti antarwaktu Fakultas Teknik UGM, Muhammad Waziz Wilda, menyampaikan kronologi alumnus asal Kamboja yang dinyatakan positif Covid-19. Sebelum berangkat ke negara asalnya, alumnus tersebut telah melakukan rapid tes di Yogyakarta dengan hasil nonreaktif.
 
Baca juga:IPB Tegaskan Hadi Pranoto yang Tengah Viral Bukan Alumnusnya
 
Selanjutnya, sesaat tiba di Kamboja melaksanakan tes swab mandiri mengikuti prosedur setempat dengan hasil terkonfirmasi positif covid-19. “Saat mendapat kabar dari yang bersangkutan bahwa hasil swab positif covid-19, kami bersama Satgas Covid-19 UGM langsung melakukan tracing kepada orang-orang yang pernah berkontak baik kontak erat maupun tidak erat,” paparnya.
 
Waziz mengatakan, tracing segera dilakukan karena sebelum kembali ke Kamboja, alumnus tersebut sempat mengunjungi kampus untuk mengambil ijazah. Selain itu mengurus berkas-berkas di Departemen Teknik Kimia.
 
Berikutnya melakukan pemeriksaan berupa rapid test dan atau tes swab kepada orang-orang yang pernah berkontak erat maupun tidak erat. Lalu mendisinfeksi ruang-ruang yang pernah digunakan oleh sivitas yang dinyatakan positif covid-19. Selain itu menutup layanan kantor sementara waktu mulai 3-5 Agustus 2020.
 
Untuk diketahui,Satu mahasiswa UGM asal Kamboja yang baru saja lulus dari prodi Magister Teknik Kimia di Fakultas Teknik UGM pada Juli 2020 dinyatakan positif Covid-19. Hal tersebut diketahui setelah hasil swab yang dilakukannya di Kamboja keluar.
 
Ketua Satgas Covid-19 UGM, Rustamadji mengatakan saat ini UGM terus melakukan pelacakan untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif