Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Kesempatan Masuk Perguruan Tinggi Tidak Boleh Dibuang

Pendidikan pendidikan Pendidikan Tinggi
Anggi Tondi Martaon • 12 September 2020 16:02
Jakarta: Masuk perguruan tinggi bukan perkara gampang. Mahasiswa diminta tidak menyia-nyiakan kesempatan belajar di kampus.
 
"Ada tanggung jawab besar di situ yang harus diemban oleh adik-adik semua," kata CEO Media Group Mirdal Akib saat menjadi pembicara di pengenalan budaya akademik dan kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, Sabtu, 12 September 2020.
 
Berdasarkan data Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), jumlah peserta yang mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) 2020 mencapai 662.404 siswa. Namun, yang diterima hanya 167.653 peserta atau 23,87 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bayangkan dari sekian ratus ribu, hanya 1.300 sekian masuk kampus ini (UIN Syarif Hidayatullah) atau sekitar 500 ribu yang bisa melanjutkan," ungkap dia.
 
Baca: Fakultas Tarbiyah UIN Jakarta Terdepan dalam Pendidikan Inklusif
 
Untuk itu, lanjut dia, kesempatan ini harus dimanfaatkan. Terlebih, mencari ilmu dan informasi saat sekarang lebih mudah.
 
"Saat ini cukup satu smartphone anda bisa menemukan seluruh informasi yang dibutuhkan," ujar dia.
 
(OGI)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif