Ilustrasi wawancara kerja. Pexel
Ilustrasi wawancara kerja. Pexel

Mengenal Profesi Personal Assistant: Jenis, Tugas, dan Gaji

Pendidikan Lowongan Kerja karier
Medcom • 06 Mei 2022 18:24
Jakarta: Ketika menonton film atau drama bertema office, Sobat Medcom pasti pernah melihat karakter asisten pribadi yang selalu mendampingi bos. Profesi tersebut memang ada di kehidupan nyata, bahkan jenisnya beragam seiring perkembangan zaman.
 
Asisten pribadi atau yang juga dikenal personal assistant bertanggung jawab dalam membantu tugas-tugas terkait pekerjaan maupun pribadi seseorang. Berkat perkembangan teknologi, tugas asisten pribadi semakin fleksibel, sehingga bisa dilakukan dari jarak jauh.
 
Itulah sebabnya muncul istilah personal digital assistant dan virtual assistant. Ketiga profesi ini sekilas nampak sama, namun penerapannya terbilang cukup berbeda. Lantas, seperti apa perbedaannya?

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip dari Cakap, berikut pembahasan seputar profesi asisten pribadi, mulai dari jenis, tugas, skill yang dibutuhkan, hingga besaran gaji.

Perbedaan Personal Assistant, Virtual Assistant, dan Personal Digital Assistant

Personal assistant merupakan sosok yang bertugas membantu pekerjaan personal maupun profesional orang yang merekrutnya. Posisi ini dapat dipekerjakan oleh eksekutif bisnis atau perusahaan, maupun individu dan keluarga.
 
Seorang personal assistant memiliki tugas yang variatif, mulai dari urusan administrasi terkait profesi, hingga pekerjaan terkait rumah tangga. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
  1. Mengkoordinasikan jadwal kerja, kalender, dan emai
  2. Melakukan pekerjaan administratif
  3. Menyiapkan materi presentasi
  4. Mengatur perjalanan dinas atau perjalanan pribadi
  5. Melakukan pembayaran tagihan
  6. Melakukan pembelian kebutuhan makanan hingga hadiah
  7. Ikut serta dalam proyek penelitian
  8. Mempekerjakan pengasuh dan pembantu rumah tangga
Virtual assistant merupakan sosok yang melakukan pekerjaan dari lokasi jauh. Posisi ini biasanya bekerja secara mandiri atau self-employed, sehingga dapat memegang lebih dari satu klien sekaligus.
 
Meskipun mirip dengan personal assistant, deskripsi pekerjaan virtual assistant jauh lebih fleksibel. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
  1. Merencanakan pertemuan
  2. Melakukan panggilan telepon
  3. Membuat rencana perjalanan
  4. Mengelola akun email
Tak hanya terpaut pekerjaan di atas, tugas virtual assistant bisa saja berubah-ubah menyesuaikan kebutuhan orang yang merekrutnya. Bahkan, ada pula virtual sssistant spesialis yang khusus menyediakan layanan kreatif, seperti desain grafis, media sosial, hingga layanan pemasaran.
 
Adapun personal digital assistant (PDA) merupakan perangkat elektronik portabel yang digunakan untuk mengatur jadwal. Perangkat ini pertama kali dibuat pada 1980-an dan sempat populer hingga awal 2000-an.
 
PDA yang juga disebut-sebut sebagai cikal bakal smartphone ini memiliki berbagai fitur, antara lain:
  1. Memiliki layar sentuh untuk input dengan jari atau stylus, kartu memori untuk penyimpanan yang dapat dilepas
  2. Menyediakan fungsi terkait bisnis, seperti buku alamat, kalender, buku catatan, kontak di ponsel atau komputer, dan lain- lain
  3. Digunakan secara khusus dalam konteks tugas digital, seperti mengirim pesan email atau faksimile
Sejak 2010, istilah PDA dimaknai sebagai perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan yang dapat mendeteksi suara. Jadi, personal digital assistant bukanlah pekerjaan, melainkan sebuah teknologi.

Skill yang dibutuhkan untuk menjadi Personal Assistant

Untuk menjadi seorang personal assistant atau virtual assistant, dibutuhkan sejumlah kemampuan. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
  1. Kemampuan berkomunikasi, baik lisan maupun tulisan
  2. Kemampuan manajemen, termasuk manajemen waktu
  3. Bertanggung jawab, cekatan, dan teliti
  4. Kemampuan hard skill seperti penguasaan Microsoft dan Google Suite
  5. Multi-talenta, cakap, dan terampil dalam banyak hal
  6. Mampu menjaga rahasia perusahaan/individu yang merekrut
Selain itu, segelintir klien atau orang yang merekrut kemungkinan memiliki kriteria soft skill dan hard skill lain menyesuaikan dengan kebutuhan. Mereka bisa saja mengharuskan personal assistant untuk memiliki pendidikan Sarjana dalam bidang tertentu.

Besaran gaji Personal Assistant

Gaji personal assistant biasanya tergantung lokasi tempat bekerja dan tugas yang dibebankan. Untuk daerah DKI Jakarta, gaji profesi ini berkisar antara Rp4,5 juta hingga Rp6 juta.
 
Sementara itu, gaji virtual assistant relatif bervariasi, tergantung jumlah proyek yang dikerjakan dalam satu waktu. Jika bekerja dengan lebih dari satu klien, biasanya penghasilan yang didapatkan akan semakin besar.
 
Tidak hanya di dalam negeri, kedua profesi ini juga banyak dicari di luar negeri. Terlebih di kala pandemi, virtual assistant semakin populer menggantikan personal assistant yang harus selalu stand by di sekitar atasan.
 
Demikianlah ulasan mengenai personal asisstant, mulai dari jenis, tugas, hingga gaji. Tertarik menekuni profesi yang satu ini? (Nurisma Rahmatika)
  
Baca: Hindari 5 Kesalahan Fatal Ini Agar CV Dilirik HRD
 
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif