Ilustrasi PTM di Surabaya. Branda Antara
Ilustrasi PTM di Surabaya. Branda Antara

Pembelajaran di Sekolah Harus Memberikan Stimulus pada Tumbuh Kembang Anak

Pendidikan pendidikan Kemendikbudristek Kurikulum Merdeka
Ilham Pratama Putra • 26 April 2022 18:27
Jakarta: Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Anindito Aditomo (Nino) mengatakan pendidikan tidak sekadar mengantar siswa ke sekolah. Pendidikan mesti mampu memberikan stimulus terhadap tumbuh kembang anak.
 
"Jadi, tak hanya memberikan bangku, tetapi setelah masuk ke sekolah bahwa pengalaman belajarnya itu menstimulus tumbuh kembang anak secara holistik. Tumbuh karakter dan kompetensi dasar," kata Nino dalam webinar Implementasi Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar, Selasa, 26 April 2022.
 
Nino mengatakan pendidikan yang mampu memberikan stimulus dapat dibentuk melalui kurikulum yang tepat. Kurikulum menjadi alat mewujudkan pendidikan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengatakan kurikulum menjadi salah satu alat mewujudkan cita-cita tersebut. "Cita-citanya mewujudkan pendidikan berkualitas untuk sekuruh rakyat Indonesia," kata dia.
 
Nino menuturkan kualitas pendidikan dapat dilihat dari hal-hal yang didapatkan pelajar selama proses belajar mengajar. Kurikulum mesti membentuk karakter pelajar.
 
"Kita ingin memastikan semua anak-anak kita peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang membuat mereka mendapatkan karakter dan kompetensi yang diperlukan di masa depannya," ujar Nino.
 
Baca: Kurikulum Merdeka Dirancang untuk Hadapi Ketertinggalan Pendidikan Akibat Pandemi Covid-19
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif