Sosiologi menjadi salah satu mata pelajaran yang menuntut peserta memahami konsep sekaligus mampu menganalisis berbagai fenomena sosial. Karena itu, latihan soal dapat membantu peserta mengenali pola pertanyaan sekaligus mengasah kemampuan berpikir analitis.
Sebelum membahas contoh soalnya, yuk kenalan dulu dengan TKA dan gambaran materi Sosiologi yang perlu dipahami peserta. Simak ulasannya yang dikutip dari laman pusmendik.kemendikdasmen.go.id.
Apa Itu TKA?
Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah asesmen yang digunakan untuk mengukur capaian akademik peserta secara terstandar. Dalam pelaksanaannya, peserta mengerjakan soal yang dirancang untuk menguji pemahaman dan kemampuan akademik sesuai mata pelajaran yang diikuti.
Ilustrasi Ujian. DOK MI/Panca Syurkani
Setelah mengetahui penjelasan singkat dari TKA, peserta perlu memahami fokus materi yang diujikan dalam Sosiologi. Hal ini penting agar latihan yang dilakukan dapat lebih terarah.
Fokus Materi TKA Sosiologi
TKA Sosiologi dirancang untuk mengukur pemahaman murid terhadap konsep-konsep sosiologi sekaligus kemampuan menganalisis fenomena sosial yang terjadi di masyarakat. Melalui mata pelajaran ini, murid diharapkan mampu mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang masyarakat dan memiliki kesadaran sosial yang tinggi.Murid juga diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya menciptakan masyarakat yang setara dan inklusif berlandaskan perbedaan. Untuk itu, mata pelajaran ini menuntut keterampilan berpikir analitis serta kemampuan beradaptasi di lingkungan sosial yang dinamis.
Setelah mengetahui gambaran materi yang perlu dipahami, kini saatnya menguji kemampuan melalui contoh soal berikut. Simak 10 contoh soal TKA Sosiologi untuk jenjang SMA/MA/SMK/MAK/sederajat.
10 Contoh Soal TKA Sosiologi
1. Soal 1Sekelompok murid mengikuti lomba karya tulis yang membahas tentang konflik sosial. Mereka membaca berbagai literatur dan menemukan bahwa teori-teori sosiologi yang berkaitan dengan topik tersebut terus mengalami perkembangan. Tokoh-tokoh sosiologi saat ini terus menyempurnakan teori yang sudah ada sehingga relevan dengan perubahan dan perkembangan zaman.
Manakah ciri sosiologi yang tepat berdasarkan ilustrasi tersebut?
A. Teoritis.
B. Nonetis.
C. Empiris.
D. Objektif.
E. Kumulatif.
2. Soal 2
Perhatikan kutipan artikel berikut!
Setara Institute melaporkan perusakan dan penolakan pendirian tempat ibadah menempati lima urutan teratas dalam kategori jenis pelanggaran Kebebasan Beragama/Berkeyakinan (KBB) terbanyak sepanjang periode 2007-2022. Direktur Riset Setara Institute mengatakan sepanjang periode 2007-2022 terjadi 140 peristiwa perusakan dan 90 peristiwa penolakan rumah ibadah. Sejak Januari-September 2022 terdapat 32 peristiwa gangguan rumah ibadah. Angka ini cukup tinggi bila dibandingkan dengan data manual pada kategori yang sama dalam lima tahun terakhir.
Manakah pernyataan berikut yang menunjukkan sikap kritis untuk mewujudkan kehidupan masyarakat multikultural terkait kasus tersebut? (Lebih dari satu jawaban benar)
A. Mengatur jarak minimum pembangunan rumah ibadah antarumat beragama yang berbeda untuk meminimalkan konflik.
B. Mengadakan dialog antarumat beragama untuk membahas pembatasan aturan mengenai pembangunan rumah ibadah di setiap daerah.
C. Memetakan konflik terkait masalah pembangunan rumah ibadah dan merencanakan proses resolusi yang sesuai.
D. Melibatkan tokoh agama, tokoh daerah, dan masyarakat sipil dalam mempromosikan kebhinekaan dalam keberagaman.
E. Meminta pemerintah meninjau ulang peraturan pemerintah untuk semakin mendukung kebebasan hak dalam membangun rumah ibadah.
3. Soal 3
Penelitian kualitatif mengacu pada pendekatan penelitian yang menekankan pada pemahaman mendalam tentang fenomena sosial, budaya, atau perilaku manusia.
Berdasarkan ilustrasi tersebut, manakah pernyataan yang menunjukkan urutan proses tahapan penelitian kualitatif yang sistematis yang dilakukan peneliti? (Lebih dari satu jawaban benar)
A. Menyusun hipotesis terlebih dahulu sebelum mengumpulkan data.
B. Menyusun panduan wawancara sebelum merumuskan pertanyaan penelitian.
C. Menentukan populasi dan sampel sebelum mengumpulkan data.
D. Membuat rumusan pertanyaan penelitian sebelum menentukan populasi dan sampel.
E. Memutuskan teknik pengolahan data sebelum menentukan metode penelitian.
4. Soal 4
Pemerintah Kota Maju baru saja menyetujui proyek pembangunan kompleks apartemen mewah di tengah kawasan perkotaan yang telah lama ada. Kawasan tersebut dihuni oleh keluarga berpenghasilan rendah yang telah menetap dari generasi ke generasi.
Saat ini masyarakat di kawasan tersebut menghadapi ancaman penggusuran, namun ironisnya mereka merasa tidak dilibatkan dalam proses perencanaan. Protes akhirnya muncul, mulai dari aksi yang awalnya damai hingga menjadi konfrontatif. Masyarakat menuntut perlakuan yang adil dan meminta ganti rugi yang layak apabila digusur.
Apakah konflik yang terjadi pada ilustrasi tersebut? (Lebih dari satu jawaban benar)
A. Konflik kepentingan antara kelompok yang tidak setara secara ekonomi.
B. Konflik struktural akibat akses yang tidak setara dalam pengambilan keputusan.
C. Konflik interpersonal antar individu dengan komunitas yang sama.
D. Konflik budaya yang didasarkan atas latar belakang etnis yang berbeda.
E. Konflik nilai antara cara hidup tradisional dan tujuan pembangunan modern.
5. Soal 5
Desa Sigeru selama ini mengandalkan pertanian subsistem dan terkadang masih dapat dijumpai sistem barter. Dalam dua dekade terakhir, jalan baru telah dibangun yang membuka akses dari desa tersebut menuju pusat kota terdekat.
Koneksi ini telah meningkatkan keterbukaan pasar, memperkenalkan teknologi digital kepada kaum muda, dan secara bertahap mulai menggeser nilai-nilai tradisional serta struktur keluarga. Beberapa orang tua mulai khawatir tentang pergeseran nilai komunitas dan meningkatnya perilaku individualis di kalangan generasi muda.
Proses sosiologis apakah yang terjadi di desa pada situasi di atas?
A. Penyimpangan sosial yang disebabkan oleh runtuhnya nilai norma tradisional yang telah dilestarikan turun temurun.
B. Perubahan budaya melalui pengenalan nilai-nilai dan praktik baru dari sumber eksternal yang tidak terbatas.
C. Perubahan sosial yang dipicu oleh transformasi teknologi dan ekonomi yang memengaruhi kehidupan komunitas.
D. Mobilitas sosial yang dihasilkan dari peningkatan peluang ekonomi akibat dari interaksi eksternal.
E. Gegar budaya akibat keterlambatan adaptasi lembaga tradisional terhadap perubahan modernisasi yang cepat.
6. Soal 6
Giri Kriya merupakan UMKM kerajinan tangan yang berada di pelosok desa. Baru-baru ini usaha tersebut viral di media sosial yang mengakibatkan omzet kerajinannya naik signifikan.
Satu tahun belakangan ini, pemilik usaha memanfaatkan media sosial dan e-commerce untuk memasarkan produk lintas negara, sehingga akhirnya dikenal dan mendapatkan banyak order. Namun, beberapa pengrajin di desa yang tidak akrab dengan teknologi digital merasa tertinggal dan kesulitan untuk mengikuti tren pemasaran online.
Berdasarkan kasus tersebut, manakah pernyataan yang menunjukkan dampak globalisasi di era digital terhadap kehidupan masyarakat?
A. Era digital menghilangkan pentingnya pelestarian budaya.
B. Globalisasi dapat melemahkan interaksi sosial di antara usaha kecil.
C. Penggunaan internet mendorong komunitas desa menolak kerajinan tradisional.
D. Era digital membuka peluang ekonomi, tetapi menciptakan ketidaksetaraan.
E. Globalisasi membatasi produk lokal karena bersaing ketat dengan produk asing.
7. Soal 7
Di SMA Tarumaju, beberapa guru dan orang tua mulai gelisah dengan perubahan identitas dan gaya hidup murid. Dari hari ke hari, semakin banyak murid yang terpengaruh oleh tren di media sosial.
Beberapa di antara mereka mulai mengadopsi gaya hidup hedon dan membandingkan diri mereka dengan influencer (pemengaruh). Murid yang lain kecanduan game online sehingga berakibat pada penurunan kinerja akademis dan berkurangnya interaksi sosial di dunia nyata.
Apakah solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan sosial tersebut?
A. Melarang akses ke semua media sosial khususnya di lingkungan sekolah.
B. Mempromosikan literasi digital dan pemikiran kritis dalam kurikulum sekolah.
C. Mendorong murid untuk menerima tren media sosial agar tetap up to date.
D. Membatasi akses internet hanya untuk kegiatan dan aktivitas akademik.
E. Mengizinkan penggunaan internet tanpa batas untuk mendorong kreativitas.
8. Soal 8
Objek kajian sosiologi memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan cabang ilmu lainnya. Berdasarkan pernyataan berikut, manakah yang paling tepat menggambarkan objek kajian sosiologi?
A. Gempa bumi berkekuatan 7,7 yang terjadi di Myanmar dan terasa hingga Thailand pada 28 Maret 2025 sebagai akibat pergeseran lempeng bumi.
B. Kecanduan teknologi di kalangan generasi muda yang mengubah cara berpikir, berperilaku, dan berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari.
C. Long COVID yang menyebabkan gangguan kesehatan fisik dan mental selama berbulan-bulan pada sebagian besar penyintas COVID-19.
D. Aktivitas vulkanik yang menyebabkan kerusakan infrastruktur dan memaksa masyarakat mengungsi dari daerah rawan bencana.
E. Penyebaran virus baru yang menimbulkan krisis kesehatan global dan berdampak pada sistem imun tubuh manusia.
9. Soal 9
Perhatikan kutipan jurnal berikut!
Fitur account switching di media sosial memungkinkan pengguna memiliki lebih dari satu akun. Hal ini melatarbelakangi maraknya penggunaan akun alter di media sosial. Akun alter biasanya dibuat untuk membangun sisi personalitas lain pengguna agar dikenal oleh banyak orang.
Akibatnya, banyak akun anonim atau akun palsu yang menampilkan sisi lain dari penggunanya. Penalaran remaja yang belum sempurna dapat membuat mereka kesulitan memanfaatkan akun alter dengan baik.
Hasil penelitian menemukan bahwa ketika menggunakan akun utama remaja cenderung menampilkan diri yang ideal. Mereka menunjukkan identitas asli mereka secara jelas. Sementara itu, pada akun alter, remaja menyusun profil dengan membangun identitas baru yang tidak menampilkan identitas asli mereka secara jelas.
Berdasarkan ilustrasi tersebut, apakah dampak negatif paling utama dari fenomena identitas multidimensi terhadap individu?
A. Ketergantungan pada respons sosial untuk membentuk rasa percaya diri dalam berinteraksi.
B. Keinginan berlebihan untuk tampil sempurna dalam berbagai platform media sosial yang digunakan.
C. Kesulitan menjalin hubungan pertemanan yang terbuka karena tekanan untuk menjaga citra tertentu.
D. Ketidakmampuan membedakan antara citra diri ideal dan jati diri yang sebenarnya secara konsisten.
E. Kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial karena khawatir tidak sesuai ekspektasi publik.
10. Soal 10
Di sebuah kota besar, terdapat komunitas pemuda bernama "Gerak Kota". Komunitas ini dibentuk oleh anak-anak muda dari latar belakang sosial yang beragam seperti mahasiswa, buruh, seniman jalanan, dan pengusaha muda.
Mereka tidak memiliki hubungan kekerabatan atau kesamaan daerah asal, namun terhubung oleh cita-cita yang sama, yaitu mengadvokasi ruang kota yang inklusif dan mendorong ekspresi budaya. Kegiatan mereka meliputi diskusi rutin, pertunjukan seni, dan kampanye sosial melalui media digital.
Berdasarkan karakteristik tersebut, apakah jenis kelompok sosial komunitas Gerak Kota?
A. Kelompok primer, karena interaksi anggotanya bersifat akrab dan informal.
B. Kelompok okupasional, karena terdiri atas individu dari berbagai latar pekerjaan.
C. Kelompok etnis, karena anggotanya memiliki latar budaya yang sama.
D. Kelompok sekunder, karena terbentuk atas dasar tujuan dan kepentingan bersama.
E. Kerumunan sosial, karena terbentuk secara spontan dari masyarakat sekitar.
Kunci Jawaban
- E
- C, D, dan E
- C dan D
- A, B, dan E
- C
- D
- B
- B
- D
- D
Jadwal Pelaksanaan TKA
Bagi peserta yang ingin mempersiapkan diri, mengetahui jadwal TKA juga tidak kalah penting. Dengan mengetahui rangkaian waktunya, peserta dapat menyesuaikan persiapan dan latihan sebelum pelaksanaan ujian.Berikut rangkaian jadwal TKA SMA/sederajat 2026:
- Pendaftaran: 27 Juli-27 September 2026
- Simulasi: 21-27 September 2026
- Gladi Bersih: 5-18 Oktober 2026
- Pelaksanaan Utama: 26 Oktober-8 November 2026
- Pelaksanaan Susulan: 16-29 November 2026
- Pengumuman Hasil: 23 Desember 2026
Itulah 10 contoh soal TKA Sosiologi yang dapat dijadikan referensi pembelajaran. Semoga berhasil ya!