"Tak ada angin atau hujan, tiba-tiba Pak Presiden memerintahkan sekolah di semua tingkatan mengajarkan bahasa Prancis kepada murid," kata Satriwan dalam keterangan tertulis, Jumat, 29 Mei 2026.
Satriwan menyebut instruksi Prabowo setahun lalu agar sekolah mengajarkan bahasa Portugis kepada murid belum terwujud hingga hari ini. Dia khawatir Prabowo akan memasukkan bahasa asing lainnya setelah melakukan pertemuan bilateral dengan pimpinan negara lain.
"Tentu mengelola pendidikan tidak bisa sebercanda ini," tegas dia.
Satriwan mengatakan memasukkan kurikulum bahasa Prancis dan Portugis di sekolah tidak menjadi prioritas dalam RPJMN berdasarkan Perpres No. 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029.
"Pemerintah tidak bisa membuat kebijakan pendidikan yang melenceng dari RPJMN yang sudah ditetapkan," kata Satriwan.
Dia menyebut mewajibkan pelajaran Bahasa Prancis di semua jenjang sekolah, mulai SD, SMP, SMA/sederajat artinya akan menambah beban kurikulum bagi murid. Saat ini, struktur kurikulum nasional masih relatif padat mata pelajaran.
Kabid Advokasi P2G, Iman Zanatul Haeri, menuturkan berdasarkan data BKPM (2025), di antara 10 negara yang paling besar investasinya di Indonesia adalah Singapura, Hongkong, Cina, Malaysia, Jepang Amerika Serikat, dan Korea Selatan. Prancis tidak masuk dalam daftar tersebut.
"Artinya penggunaan bahasa Prancis dalam kepentingan komunikasi perdagangan global Indonesia belum mendesak. Apalagi sudah ada bahasa Inggris yang digunakan sebagai alat komunikasi bersama secara internasional," jelas Iman.
P2G merekomendasikan Kemdikdasmen dan Kemenag menjadikan pelajaran Bahasa Prancis dan Portugis sebagai bagian dari kegiatan esktrakurikuler di sekolah. Hal ini seperti klub bahasa Inggris, klub sepakbola, klub basket, KIR, Paskibra, dan lainnya.
"Sebagai solusi, pemerintah dapat menjadikan bahasa Prancis dan Portugis sebagai kegiatan ekstrakurikuler murid di sekolah, jadi bentuknya klub siswa, bagi yang berminat saja, tidak wajib," ujar Iman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News