Guru Besar Unpad, Susi Dwi Harijanti. Foto: Zoom
Guru Besar Unpad, Susi Dwi Harijanti. Foto: Zoom

Ratusan Akademisi dari 67 Perguruan Tinggi Tolak Omnibus Law

Pendidikan Pendidikan Tinggi Kebijakan pendidikan Omnibus Law
Ilham Pratama Putra • 07 Oktober 2020 17:56
Jakarta: Guru Besar Universitas Padjadjaran (Unpad) Susi Dwi Harijanti mewakili ratusan akademisi meyatakan sikap menolak Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) yang baru saja disahkan DPR. Setidaknya, ratusan akademisi ini mewakili kalangan dosen, dekan, hingga guru besar yang ada di 67 perguruan tinggi di Indonesia.
 
"Pak Presiden, Bapak Menteri, para Anggota DPR yang terhormat, serta semua tim yang terlibat dalam pembentukan Undang-undang Cipta Kerja, ini adalah keberatan yang disampaikan oleh kami, para rakyat Indonesia. Terutama dari kaum akademisi yang berasal dari berbagai Universitas. Ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab kaum intelektual," kata Susi dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Rabu, 7 Oktober 2020.
 
Menurut kajian para akademisi, kata Susi, UU Cipta Kerja talah melanggar nilai-nilai konstitusi dalam UUD 1945. Jangankan bicara hak manusia, hak lingkungan hidup pun akhirnya terancam oleh UU tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami berharap agar Bapak-bapak, Ibu-ibu yang terhormat, serta saudara-saudara lainnya yang terlibat di dalam pembentukan undang-undang Cipta Kerja ini dapat dengan sungguh-sungguh mendengarkan suara keberatan kami. Kami rakyat Indonesia," tegasnya.
 
Baca juga:Mengupas Pasal Tentang Pendidikan di UU Cipta Kerja
 
Pihaknya tidak ingin Indonesia bergerak ke arah demoralisasi dan koruptif. Hal inilah yang paling dia takuti atas pengesahan UU Ciptaker tersebut.
 
Berikut daftar 67 perguruan tinggi yang menolak UU Ciptaker:
 

1. IAIN Samarinda
 
2. Institut Pertanian Bogor
 
3. Institut Teknologi Bandung
 
4. STHI Jentera
 
5. STH Bandung
 
6. STIH Awang Long Samarinda
 
7. Universitas Airlangga
 
8. Universitas 17 Agustus Semarang
 
9. Universitas 17 Agustus Samarinda
 
10. Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
 
11. Universitas Andalas
 
12. Universitas Bengkulu
 
13. Universitas Brawijaya
 
14. Universitas Bung Hatta
 
15. Universitas Borneo Tarakan
 
16. Universitas Cendrawasih
 
17. Universitas Cokro A. Minoto Yogyakarta
 
18. Universitas Diponegoro
 
19. Universitas Gadjah Mada
 
20. Universitas Haluoleo
 
21. Universitas Hangtuah Surabaya
 
22. Universitas Hassanudin
 
23. Universitas Ichsan Gorontalo
 
24. Universitas Indonesia
 
25. Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
 
26. UIN Alaudin
 
27. UIN Jakarta
 
28. UIN Yogyakarta
 
29. Universitas Jember
 
30. Universitas Jendral Sudirman
 
31. Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta
 
32. Universitas Katolik Soegijapratana
 
33. Universitas Lampung Mangkurat
 
34. Universitas Lampung
 
35. Universitas Mataram
 
36. Universitas Maritim Raja Ali Haji
 
37. Universitas Merdeka Malang
 
38. Universitas Mulawarman
 
39. Universitas Muhammadiyah Jakarta
 
40. Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
 
41. Universitas Muhammadiyah Surakarta
 
42. Universitas Muhammadiyah Surabaya
 
43. Universitas Muhammadiyah Luwuk
 
44. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
 
45. Universitas Ibnu Chaldun Bogor
 
46. Universitas Negeri Jakarta
 
47. Universitas Negeri Padang
 
48. Universitas Negeri Semarang
 
49. Universitas Negeri Yogyakarta
 
50. Universitas Nusa Cendana
 
51. UPN Veteran Jakarta
 
52. Universitas Palangkaraya
 
53. Universitas Padjadjaran
 
54. Universitas Panca Bakti Pontianak
 
55. Universitas Pattimura
 
56. Universitas Parahyangan
 
57. Universitas Paramadina
 
58. Universitas Riau
 
59. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
 
60. Universitas Syahwal
 
61. Universitas Tadulako
 
62. Universitas Trisakti
 
63. Universitas Trunojoyo Madura
 
64. Unwiku Purwokerto
 
65. Unwiku Surabaya
 
66. Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda
 
67. Universitas Widya Mataram
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif