Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

World Bank: Efektivitas Belajar Anak Indonesia Selama PJJ Hanya 40%

Pendidikan Virus Korona Sekolah Pembelajaran Daring Pembelajaran Tatap Muka
Ilham Pratama Putra • 17 September 2021 15:47
Jakarta:  Bank Dunia atau World Bank melakukan studi terbaru terhadap efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Indonesia selama pandemi covid-19. Penelitian itu dilakukan dengan memotret efektivitas pembeljaran selama satu semester, yakni periode Januari hingga Juni 2021.
 
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, efektivitas belajar anak-anak di Indonesia selama PJJ paling besar hanya 40 persen. Dari asumsi efektivitas 40 persen itulah, Bank Dunia mengukur potensi learning loss, yakni mencapai 0,9 tahun di setiap satu semester pembelajaran.
 
"Efektivitas 40 persen tersebut telah mengakibatkan hilangnya sekitar 0,9 tahun pembelajaran (dalam satu semester). Atau disebut di sini learning adjustice youth schooling," ujar Pakar Ekonomi World Bank, Rythia Afkar dalam webinar World Bank, Jumat, 17 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, sebelum pandemi pun learning loss sudah terjadi. Tapi tidak sebesar yang terjadi ketika pandemi.
 
Baca juga:  Universitas Syiah Kuala Lanjut Kuliah Daring Sampai 2 Oktober 2021
 
Menurutnya, jika PJJ berlangsung hingga dua tahun maka diperkirakan kerugian dunia pendidikan akan menjadi lebih besar. Akan sulit mengejar ketertinggalan.
 
Untuk itu perlu adanya skema terbaik untuk membuka sekolah. Setidaknya pada tahun ini.
 
"Walaupun kita tahu sepertinya. Yang skenario optimis ini tidak dapat tercapai karena sampai saat ini banyak yang belum PTM (Pembelajaran Tatap Muka)," sebut dia.

 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif