NEWSTICKER
Sosialisasi pencegahan Korona di Universitas Trisakti. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan
Sosialisasi pencegahan Korona di Universitas Trisakti. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan

Universitas Trisakti Dorong Mahasiswa Meneliti Korona

Pendidikan Virus Korona beasiswa osc Pendidikan Tinggi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 12 Maret 2020 19:34
Jakarta: Universitas Trisakti mendorong mahasiswanya untuk melakukan penelitian tentang virus Korona (covid-19).Pihak kampus akan menyokong mahasiswa yang ingin melakukan inovasi.
 
"Di Corona Virus ini banyak yang bisa diinovasikan," kata Plt. Rektor Universitas Trisakti, Ali Ghufron Mukti dalam sosialisasi peningkatan kewaspadaan virus Korona kepada sivitas akademika Universitas Trisakti, Jakarta Barat, Kamis, 12 Maret 2020.
 
Ia pun menyebut, nantinya untuk pembiyaan penelitian mahasiswa bisa mengajukan ke Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN). Pihak kampus sendiri juga akan menyokong mahasiswa yang ingin melakukan inovasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Boleh anda melakukan inovasi. Nanti bisa mengajukan pembiayaan ke Ristek untuk penelitian, inovasi," ujarnya kepada mahasiswa yang mengikuti sosialisasi.
 
Baca juga:Trisakti Siapkan Perkuliahan Daring Antisipasi Libur Korona
 
Menurutnya, di dalam keadaan terdesak akan muncul inovasi yang apik dan bermafaat. Ia pun mencontohkan inovasi masker dari pakaian dalam wanita. Tentu itu bukan bermaksud seronok, namun membuktikan bahwa inovasi bisa datang dari kondisi apapun selama memiliki manfaat.
 
"Antara lain dulu perempuan inovasi dari BH untuk masker diberikan kepada penerima nobel. Itu apapun orang dalam keadaan kepepet memunculkan inovasi yang bagus. Kita dorong, memikirkan dari apa yang dia miliki bisa, apalagi yang lain," terangnya.
 
Hari ini Universitas Trisakti menggelar sosialisasi Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Virus Korona (covid-19) di lingkungan kampus. Sosialisasi ini merespons semakin banyaknya kasus positif Korona di Indonesia.
 
"Kejadian covid-19 ini sudah luar biasa. Jadi kalau tidak salah Senin baru dua kasus, sekarang 34 kasus. Berarti pertambahan itu ratusan persen," jelasnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif