Komisioner KPAI bidang Pendidikan Reto Listyarti. Foto: Medcom/Intan Yunelia
Komisioner KPAI bidang Pendidikan Reto Listyarti. Foto: Medcom/Intan Yunelia

KPAI Minta Aturan PPDB Zonasi Konsisten

Pendidikan PPDB 2020
Ilham Pratama Putra • 05 Agustus 2020 14:27
Jakarta: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta aturan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dilakukan secara konsisten. KPAI ingin zonasi tidak dicampur dengan faktor lain dalam penentuan kriterianya.
 
"Pemerintah pusat atau daerah harus konsisten menerapkan aturan zonasi dan tidak mencampur aduk faktor lain seperti nilai maupun tingkat ekonomi yang tidak sejalan dengan tujuan zonasi," kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti dalam konferensi video, Rabu 5 Agustus 2020.
 
Retno juga meminta agar tak ada dinas pendidikan yang menurunkan kuota zonasi dengan alasan apapun. Retno menuturkan, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 44 tahun 2019 tentang PPDB mengatur kalau kuota untuk zonasi ialah 50 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena prinsipnya sistem zonasi ini mendekatkan domisili peserta didik dengan sekolah. Kalau mau akomodir dusah ada jalur lain untuk faktor-faktor lain," tambah Retno.
 
Menurut Retno, jika zonasi dijalankan dengan konsisten, maka keadilan akses pendidikan juga akan terwujud. Selain mendekatkan siswa ke sekolah, konsep zonasi juga akan menghilangkan paradigma sekolah unggulan.
 
Baca:KPAI Terima 224 Pengaduan PPDB 2020
 
"Unggulan ini akah hilang, selama bertahun-tahun kesenjangan layanan pendidikan ini terjadi akibat zonasi tidak berjalan baik," ungkap Retno.
 
Retno mengatakan, keuntungan lain dari sistem zonasi yaitu bisa meringankan biaya transportasi siswa ke sekolah karena lokasi yang dekat.
 
"Apalagi saat Pembelajaran Jarak Jauh seperti ini. Kalau tidak ada internet bisa mandaatkan WiFi sekolah, terus juga kalau zona hijau sekolahnya buka di kenormalan baru, lebih mudah ke sekolah, juga pasti aman," ujar Retno.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif