Ilustrasi: Foto: MI/Arya Manggala
Ilustrasi: Foto: MI/Arya Manggala

Pendaftaran UTBK-SBMPTN Dibuka, Simak Delapan Hal Penting Ini

Pendidikan SNMPTN/SBMPTN 2020
Ilham Pratama Putra • 02 Juni 2020 09:09
Jakarta: Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dibuka hari ini, 2 Juni 2020. Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menjelaskan, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan pendaftar UTBK-SBMPTN Tahun ini.
 
"Pendaftar diminta cermati betul langkah-langkah saat mendaftar. Karena nanti ketika sudah final, data yang diisi sudah tidak bisa diubah," kata Ketua Pelaksana Ekseskutif (LTMPT) Budi Prasetya, dalam konferensi video, Minggu, 31 Mei 2020.
 
Baca:Peserta Tak Lolos Tes Kesehatan Dilarang Ikut UTBK

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketua LTMPT, Mohammad Nasih mengatakan, ada beberapa prosedur dan mekanisme UTBK dan SBMPTN yang berbeda dari tahun sebelumnya. Paling krusial, kata Nasih, berkaitan dengan proses UTBK yang dilakukan bersamaan dengan SBMPTN.
 
"Kalau dulu UTBK diselenggarakan terlebih dahulu, lalu nilai keluar baru kemudian adik-adik melakukan proses pemilihan prodi," kata Nasih.
 
Kali ini pelaksanaan UTBK, nilainya tidak langsung diumumkan terlebih dahulu. Nilai tersebut akan langsung digunakan untuk seleksi mekanisme SBMPTN.
 
"Ini perlu penyikapan antara adik-adik dan guru BK (bimbingan konseling). Kalau tahun lalu guru BK bisa membantu menganalisis, si A nilai 800 masuk ke prodi ini saja, B 700 ambil sini saja. Untuk tahun ini saja itu tidak bisa dilakukan," tegas Nasih.
 
Kondisi itu pula yang menuntut calon peserta UTBK-SBMPTN dapat mengukur kemampuan diri sejak awal. "Memang ada faktor luck dan unluck. Tapi secara umum kompetensi siswa perlu dilihat, saya minta benar-benar cermat dalam pemilihan prodi," tandas rektor Universitas Airlangga ini.
 
Kecermatan sangat penting, kata Nasih, sebab siswa hanya mendapat kesempatan sekali mengikuti UTBK di tahun ini. "Sekali deal tidak mungkin diubah lagi," imbuh Nasih.
 
Pesan terakhir yang disampaikan Nasih, pihaknya meminta kerja sama semua pihak untuk memperlancar proses UTBK-SBMPTN sebaik-baiknya. Peserta maupun panitia di lapangan harus menjaga semua protokol kesehatan untuk benar-benar diikuti.
 
"Misal ketika mendaftar enggak perlu daftar bareng-bareng. Ramai-ramai konvoi lihat lokasi ujian tidak perlu dilakukan. Karena kalau ada kondisi tertentu yang menyebabkan proses ini dihentikan karena ada yang menyalahi protokol, maka yang rugi kita semua" seru Nasih.
 
Berikut delapan hal yang perlu diperhatikan pendaftar UTBK-SBMPTN 2020:
 
1. Pendaftaran UTBK-SBMPTN, 2-20 Juni 2020.
 
2. Telah memiliki akun LTMPT.
 
3. Yang sudah lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), tidak bisa mendaftar UTBK-SBMPTN.
 
4. Pilih lokasi Pusat UTBK terdekat dengan tempat tinggal.
 
5. Hanya bisa mendaftar UTBK-SBMPTN satu kali dan pemilik nomor Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tidak dipungut biaya pendaftaran.
 
6. Pilih prodi seseuai persyaratan jurusan Sekolah Menengah Tingkat Atas (SMTA) yang ditetapkan PTN (lihat di laman ltmpt.ac.id).
 
7. Pastikan isian data sudah benar, termasuk data disabilitas (jika ada).
 
8. Jika sudah simpan permanen (cetak kartu), data tidak dapat diubah lagi.

 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif