Mendikbud, Nadiem Makarim (kiri) mengenakan seragam SMA saat mementaskan drama di Pentas Prestasi Tanpa Korupsi di SMKN 57, Jakarta.  Foto:  ANT/Aprilio Akbar
Mendikbud, Nadiem Makarim (kiri) mengenakan seragam SMA saat mementaskan drama di Pentas Prestasi Tanpa Korupsi di SMKN 57, Jakarta. Foto: ANT/Aprilio Akbar

Nadiem Pakai Seragam SMA Buat Presiden Terpingkal

Pendidikan Pendidikan Vokasi
Antara • 09 Desember 2019 12:42
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menghadiri Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kepala negara lebih memilih menghadiri pentas Prestasi Tanpa Korupsi di SMKN 57, Jakarta, Senin, 9 Desember 2019.
 
Presiden Jokowi mengenakan kemeja putih lengan panjang ketika tiba di SMK 57 Jakarta
Selatan sekitar pukul 08.30 WIB didampingi Menteri Hukum dan HAM Yasonna H.
Laoly dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Presiden lalu menonton pementasan drama "Prestasi Tanpa Korupsi" yang ternyata dimainkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Whisnutama, Menteri BUMN Erick Thohir serta artis Bedu dan Sogy Indraduadja tampil dalam pentas ini.
 
"Tadi kita sudah melihat drama yang diperankan oleh, tahu kan? Tukan Bakso siapa? Bang Erick Thohir, menteri BUMN tahu semua ya? Lalu ada juga Mendikbud, Mas Menteri
Dikbud, Mas Nadiem Makarim saya tadi ketemu di depan saya pikir kelas 3, ternyata kelas 1. Yang ketiga Mas Wishnutama, menteri pariwisata dan ekonomi kreatif, kemudian Mas Bedu menteri apa itu? Kelima Mas Shogy menteri ooh mantri bukan menteri, tadi anak-anak nangkep semua pesan beliau tadi? bahwa namanya korupsi tidak boleh sekecil apapun tetap korupsi, kecil gede tetap korupsi enggak boleh," kata Presiden saat memberikan sambutan
di SMK 57 Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nadiem dan Whisnutama berperan sebagai siswa sekolah, lengkap dengan pakaian SMA, Erick Thohir menjadi tukang bakso urat lengkap dengan topi dan handuk di leher sedangkan Bedu dan Sogy Indraduadja juga menjadi siswa. Presiden Jokowi pun tampak terpingkal menonton permainan komedi mereka yang menyampaikan korupsi di kalangan siswa sekolah.
 
Sedangkan perayaan Hakordia di KPK berlangsung sejak 7-13 Desember 2019. Wakil Presiden Ma'ruf Amin membuka acara peringatan Hakordia 2019 tersebut Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo mengatakan, telah mengundang Presiden Jokowi untuk menghadiri peringatan Hakordia yang jatuh pada 9 Desember 2019.
 
Agus berharap Kepala Negara itu bisa hadir pada peringatan tahun ini. Sementara Wakil Ketua
KPK, Saut Situmorang berharap Jokowi mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) untuk membatalkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.
 
Saut menyebutkan, peringatan Hari Antikorupsi Sedunia dapat menjadi momentum tepat bagi presiden untuk mengeluarkan Perppu itu. Jokowi sebelumnya selalu menghadiri peringatan Hari Antikorupsi yang dihelat KPK.
 
Pada puncak Hari Antikorupsi Sedunia pada 2018 Jokowi mengatakan pemberantasan korupsi harus ditingkatkan, baik penindakan maupun pencegahan.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif