Ilustrasi. Foto: MI/Abdus Syukur
Ilustrasi. Foto: MI/Abdus Syukur

Santri Terpapar Covid-19 di Mukomuko Bertambah 27 Orang

Pendidikan Virus Korona pondok pesantren
Antara • 09 Maret 2021 15:50
Mukomuko: Jumlah santri di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu yang dinyatakan positif covid-19 bertambah sebanyak 27 orang. Total santri terpapar covid-19 menjadi 42 orang.
 
"Memang ada lagi penambahan jumlah santri yang positif covid-19, berdasarkan narasi perkembangan kasus covid-19 terhitung hari ini," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Mukomuko, Bustam Bustomo dalam keterangannya di Mukomuko, Selasa, 9 Maret 2021.
 
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko itu mengatakan, penambahan kasus covid-19 di wilayahnya berjumlah 31 orang. Sebanyak 27 orang di antaranya santri di salah satu pondok pesantren di daerah ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menyebutkan, sebelumnya sebanyak tujuh orang santri di salah satu pondok pesantren di daerah ini yang dinyatakan positif covid-19. Lalu, dilakukan pengambilan sampel tes usap terhadap 70 orang santri yang kontak erat dengan tujuh orang yang positif covid-19.
 
Baca: Cilacap Mulai Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka
 
Kemudian, dari sebanyak 70 sampel tes usap milik santri tersebut, katanya, pihaknya menerima hasil tes usap terhadap 40 sampel tes dan sebanyak delapan orang yang positif covid-19. Lalu, sehari setelah itu atau pada hari ini pihaknya kembali menerima hasil tes terhadap seluruh sampel tes usap milik santri dan hasilnya sebanyak 27 orang di antaranya yang dinyatakan positif covid-19.
 
Ia mengatakan, berdasarkan riwayat kontak, sebanyak 27 orang santri yang positif covid-19 tersebut kontak erat dengan pasien, dan semuanya ini berstatus tanpa gejala. Selanjutnya semua santri yang positif covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.
 
Ia mengatakan, pihaknya juga melakukan tracking atau penelusuran riwayat kontak sebanyak puluhan santri positif covid-19 untuk memutuskan rantai penularan virus corona ini.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif