Kepala LLDikti, Agus Setyo Budi.  Foto:  Medcom.id/Ilham Pratama
Kepala LLDikti, Agus Setyo Budi. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama

Kuliah Tatap Muka, LLDikti: Kampus Masih 'Wait and See'

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi Pembelajaran Daring
Ilham Pratama Putra • 26 November 2020 14:38
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengizinkan perguruan tinggi untuk melaksanakan perkuliahan tatap muka. Namun, di Provinsi DKI Jakarta, nyatanya belum ada kampus yang mengajukan permohonan untuk melaksanakan kuliah tatap muka.
 
"Belum ada (kampus yang mengajukan untuk membuka kuliah tatap muka). Semua masih wait and see," ujar Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III DKI Jakarta, Agus Setyo Budi, di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis, 26 November 2020.
 
Agus mengatakan, bagi kampus yang ingin membuka perkuliahan untuk terlebih dahulu melakukan persiapan. Utamanya menyediakan sarana dan prasarana kebersihan sanitasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Setelah itu buat pengajuan, kita observasi kita survei baik dari jalur kehumasan, jalur wakil rektor kemahasiswaan juga secara akademik siap atau tidak," terang Agus.
 
Jika telah mencukupi, maka kampus juga harus memiliki satgas covid-19 internal. Selanjutnya barulah pihaknya berkoordinasi dengan Satgas covid-19 daerah dan Pemerintah Provinsi.
 
"Prosedurnya begitu, atau nanti mau dibikin hybrid dulu, simulasi dulu misal 100 datang 200 masih daring. Yang datang kita lihat berjarak, ruangan diisi 50 persen ini kan fasilitas begini tidak mudah," lanjut dia.
 
Baca juga:  Kampus Dibuka Januari 2021, Ini Syaratnya
 
Pun ketika perkuliahan tatap muka sudah berjalan, pihaknya tidak segan menutup kembali kampus. Apabila ditemukan penularan covid-19 di kampus.
 
"Pengawasannya nanti dari satgas internal kampus. seperti Pemprov DKI kan Satpol PP-nya muter, ada kerumunan dibubarkan. Ini satgas covi-19 internal campus, otomatis perguruan tingginyanya minta kebenaran dari Satgas. Satgas nanti yang akan memonitor, jika ada pelanggaran pasti akan disetop," tutup dia.

 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif