Dirjen Pendidikan Vokasi, Kemendikbud Wikan Sakarinto. Foto: Dok. Pribadi
Dirjen Pendidikan Vokasi, Kemendikbud Wikan Sakarinto. Foto: Dok. Pribadi

Strategi Pembelajaran Kampus Vokasi di Tahun Ajaran Baru

Pendidikan Pendidikan Tinggi Pendidikan Vokasi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 29 Mei 2020 18:45
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyiapakan strategi pembelajaran teori maupun praktik di kampus vokasi yang akan memasuki tahun ajaran baru. Strategi ini untuk mengantisipasi jika di tahun ajaran nanti, pembelajaran masih belum memungkinkan dilakukan secara tatap muka.
 
Dirjen Pendidikan Vokasi, Kemendikbud Wikan Sakarinto menilai, strategi ini penting bagi lembaga pendidikan vokasi. Sebab pada dasarnya, sebanyak 60 persen proses dan materi pembelajaran di kampus vokasi, baik Politeknik, Sekolah Vokasi, maupun Universitas Vokasi adalah praktikum.
 
“Jadi skema pertama tetap daring, kedua kami juga mengembangkan simulasi praktik,” kata Wikan dalam Konferensi Video Peluncuran Program Studi S2 Terapan di Empat Politeknik, Jumat, 29 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Empat Politeknik Buka Program S-2 Terapan
 
Wikan menyebut, banyak program studi yang pembelajaran praktiknya bisa dilaksanakan melalui simulasi. Ia pun menjelaskan saat ini skema tersebut tengah disusun bersama Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia.
 
Nantinya, pembelajaran yang bersifat teori akan dikelompokkan untuk diterapkan di awal-awal semester. Kemudian untuk praktikum yang bisa disimulasikan dilakukan di pertengahan semester.
 
Sedangkan untuk kegiatan praktikum yang harus mengoperasikan alat atau mesin dan tidak bisa dilakukan secara simulasi, maka bisa praktik langsung di kampus. Praktik langsung ini dilaksanakan di akhir semester, tentu saja dengan mengikuti protokol pencegahan covid-19.
 
Skema ini akan dikembalikan kepada kebijakan masing-masing pimpinan kampus vokasi. Namun Kemendikbud tetap mendorong agar hal tersebut bisa diterapkan secara optimal.
 
“Kami mendorong untuk mata kuliah teori itu dilakukan di awal, kemudian praktik-praktik dilakukan dengan simulasi, kalau masih butuh megang mesin itu di taruh di semester akhir, itu strategi selama covid-19 ini,” tandasnya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif