Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Mimika Belum Buka Pembelajaran di Kelas

Pendidikan sekolah tahun ajaran baru Kenormalan Baru
Antara • 21 Juli 2020 15:45
Timika: Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Disdikbud) Mimika, Papua, menegaskan sekolah-sekolah di wilayah itu belum bisa menggelar sistem pembelajaran dengan model tatap muka di kelas. Sebab, Mimika masih dilanda wabah pandemi virus korona (covid-19).
 
Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Mimika Jenny O Usmani mengatakan, hingga memasuki tahun ajaran baru 2020/2021 ini, sekolah-sekolah di Mimika masih menerapkan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kebijakan ini diambil untuk melindungi komunitas sekolah dari paparan covid-19.
 
"Pembelajaran tatap muka akan dilakukan jika sudah mendapat izin dari Bupati Mimika," kata Jenny melansir Antara, Selasa, 21 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jenny mengatakan, belajar di kelas juga baru akan diberlakukan jika satuan pendidikan telah memenuhi persyaratan protokol kesehatan dan dinyatakan siap melakukan pembelajaran. "Serta, orang tua atau wali murid menyetujui putra-putrinya melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan," katanya.
 
Jenny meminta warga sekolah, baik guru maupun siswa, agar tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan dengan wajib mengikuti protokol kesehatan selama masa pandemi covid-19.
 
Ia menyebut, saat ini terdapat 54.596 pelajar di Mimika mengikuti kegiatan pembelajaran jarak jauh. Sebanyak 50.805 di antaranya merupakan siswa yang mengikuti pendidikan formal, mulai dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA/SMK. Sisanya, sebanyak 3.791 peserta didik yang mengikuti pendidikan nonformal, seperti Kejar Paket A, B dan C.
 
Pembelajaran dilakukan berbasis layanan informasi melalui aplikasi yang tersedia, seperti Google, WhatsApp, video streaming,dan lainnya. Jenny meminta para guru berperan aktif mengembangkan potensi dasar kemampuan dan pengetahuan siswa melalui sistem pembelajaran jarak jauh ataupun melakukan kunjungan ke rumah siswa.
 
Baca:Lantik 29 Pejabat, Nadiem Ingatkan Soal Ketertinggalan Pendidikan
 
Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Mimika telah mengidentifikasi, ada tiga model pembelajaran yang diterapkan di masing-masing satuan pendidikan selama masa pandemi covid-19. Untuk tingkat TK-PAUD terdapat 104 sekolah, terdiri atas 17 sekolah negeri dan 87 sekolah swasta dengan jumlah peserta didik sebanyak 5.629 orang. Sekolah yang menggelar pembelajaran dengan sistem daring sebanyak 56 unit, di luar jaringan atau luring sebanyak 22, dan sekolah yang melakukan kunjungan ke rumah siswa sebanyak 26.
 
Selanjutnya, untuk pendidikan kesetaraan terdapat 22 pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) yang menggelar pendidikan nonformal dengan total peserta didik sebanyak 3.791 orang. Sebanyak 12 PKBM menggelar pembelajaran dengan metode daring. Sementara, 10 PKBM lainnya menggelar pembelajaran dengan sistem guru mengunjungi rumah siswa.
 
Berikutnya, untuk jenjang SD terdapat 136 sekolah. Jumlah ini terdiri atas 61 sekolah negeri dan 72 sekolah swasta, serta tiga sekolah madrasah, dengan total peserta didik sebanyak 34.932 orang. Dari jumlah itu, terdapat 10.477 siswa atau 30 persen mengikuti pembelajaran dengan model google class room, 7.513 siswa atau 21,5 persen mengikuti pembelajaran melalui media WhatsApp,dan sisanya, sebanyak 16.942 siswa atau 48,5 persen mendapat kunjungan dari guru.
 
Adapun untuk tingkat SMP, terdapat 56 sekolah di Mimika terdiri atas 29 negeri dan 28 swasta ditambah satu sekolah madrasah. Jumlah peserta didik yang duduk di bangku SMP di Mimika sebanyak 10.244 siswa. Siswa SMP di Mimika yang mengikuti model pembelajaran google class room sebanyak 2.353 orang atau 23 persen, whatsapp sebanyak 4.270 siswa atau 41,07 persen dan mendapat kunjungan dari guru sebanyak 3.621 siswa atau 35,03 persen.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif