Ilustrasi mudik. DOK Jasa Marga
Ilustrasi mudik. DOK Jasa Marga

Pakar Transportasi UGM Sebut Mudik 2022 Jauh Lebih Baik

Pendidikan Mudik Lebaran UGM Mudik Lebaran 2022 Mudik 2022
Renatha Swasty • 11 Mei 2022 12:55
Jakarta: Pakar teknik lalu lintas dan teknik transportasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Dewanti menilai Mudik 2022 jauh lebih baik ketimbang 2019. Namun, masih diperlukan beberapa evaluasi untuk perbaikan ke depan.
 
Dia menyebut bukan persoalan mudah mengatur dan melayani perjalanan massal dengan jumlah sangat banyak dan dalam waktu bersamaan. Apalagi, mudik tahun ini seperti gelombang besar setelah dua tahun mudik ditiadakan.
 
“Terakhir mudik kan di 2019 lalu, kalau tidak salah ada kasus Brexit. Sementara tahun ini sedemikian riuh dan heboh setelah dua tahun tidak ada mudik. Tentu tidak mudah mengatur kondisi seperti itu, menjadi hal lumrah masih ada kurang di sana-sini," ujar Dewanti dikutip dari laman ugm.ac.id, Rabu, 11 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dewanti mengapresiasi berbagai uji coba pemerintah melalui pengaturan perjalanan mudik dari skema model one way, ganjil genap dan lain-lain. Dia menilai model ini cukup memberi solusi sebab sebagian besar tol di pulau Jawa sudah tersambung.
 
Dia mengakui kebijakan itu mengundang sejumlah protes dari pengendara ketika terkena dampak pengaturan. Sejumlah penumpukan terlihat dari arah Jakarta menuju arah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
 
“Meski mepet waktu dari pengumuman dibukanya mudik, upaya-upaya perbaikan sudah dilakukan secara beragam baik dari sisi manajemen lalu-lintas, infrastruktur dan sistem informasi dan lain-lain," tutur dia.
 
Dewanti memahami muncul persoalan lalu lintas ketika terjadi pergerakan besar di tempat dan pada waktu yang sama. Terlebih, Mudik 2022 melibatkan 85 juta pemudik yang melakukan perjalanan dalam tempat dan waktu yang hampir bersamaan.
 
Dia menyebut kondisi normal untuk melayani situasi tidak normal tentu menimbulkan sejumlah masalah. Dewanti mengusulkan perlu mempertimbangkan jalur sisi selatan sebagai upaya pengembangan jalan ke depan.
 
Meski, topografi jalur selatan berbeda dengan jalur tengah dan sisi utara. Kondisi sisi selatan Jawa Barat memiliki kontur tanah naik turun dan berkelok-kelok, hal tersebut tentu menjadi kendala tersendiri bagi pengendara dan memakan pengeluaran cukup besar untuk pengembangan.
 
“Dengan berkelok-kelok dan naik turun relatif jalan sempit karenanya menjadikan orang akan mikir dan cenderung lebih memilih jalan tol sisi tengah," tutur dia.
 
Dewanti menyebut ke depan mesti bisa mengoptimalkan jalan-jalan non-tol sebagai satu sistem jaringan jalan. Artinya bisa saja dilakukan simulasi dengan berapa orang yang akan bergerak dengan rentang waktu yang pendek sehingga akan terlihat seberapa kemampuan jalan tol melayani.
 
“Sehingga jika tol sudah melampaui kemampuan maka perlu kiranya melimpahkan ke jalan-jalan non tol. Karenanya sistem informasi begitu penting bagi pengguna jalan," papar dia.
 
Hal penting lain yang perlu mendapat perhatian adalah persoalan yang menyangkut transport demand, bagaimana mengatur pemudik, atau pengendara tidak keluar ke jalan tol bersamaan. Dia menilai ajakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk berangkat mudik lebih awal langkah baik.
 
Dia juga menilai imbauan WFH untuk ASN Jakarta dan sekitarnya di akhir libur mudik turut membantu mengurai persoalan kemacetan. Hal ini tepat mengingat disampaikan di awal libur maka diperkirakan kepulangan pemudik akan menumpuk di belakang.
 
“Di akhir kemarin menyusul kebijakan untuk yang ASN diminta masih WFH sehingga bisa menunda kepulangannya. Dalam konteks mengatur waktu hal ini sangat berpengaruh, coba disampaikan di awal-awal bisa jadi mereka akan menunda pulang. Hal penting lain adalah soal law inforcement perlu untuk ditingkatkan, termasuk pengaturan ganjil genap, ini sangat membantu sekali," tutur dia.
 
Baca: Selama Mudik & Arus Balik, Angka Kecelakaan Turun Signifikan
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif