Ilustrasi. Foto: MI/Rommy Pujianto.
Ilustrasi. Foto: MI/Rommy Pujianto.

UU Ciptaker Beri Mandat BUMN Dukung Pengembangan Riset Perguruan Tinggi

Pendidikan BUMN Riset dan Penelitian Omnibus Law UU Cipta Kerja
Arga sumantri • 01 Desember 2020 20:35
Jakarta: Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dinilai memberikan dampak positif bagi perguruan tinggi. Regulasi itu membuka peluang universitas berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam hal riset dan inovasi.
 
Guru Besar Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Lily Suraya Eka Putri mengatakan, dunia akademis harus menyambut kebijakan pemerintah yang menugaskan khusus BUMN mendukung pengembang riset dan inovasi di perguruan tinggi. Kampus pun harus bisa menghasilkan teknologi tepat guna dan peningkatan nilai tambah serta hilirisasi untuk masyarakat.
 
"Jadi, kita di perguruan tinggi tidak boleh hanya penelitian saja, tapi harus ada produk dan nilai tambahnya yang hasil akhirnya bisa dimanfaatkan masyarakat," ucap Lily dalam diskusi daring yang digelar Pusat Pengabdian Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Jakarta, Selasa, 1 Desember 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Strategi Perusahaan BUMN PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Wieka Dzurriyah Nur menjelaskan, dalam UU Cipta Kerja terdapat klaster dukungan riset dan inovasi. Salah satu tujuan klaster ini yaitu memberikan penugasan khusus kepada BUMN terkait riset dan inovasi.
 
"Tujuan pertama, kebijakan dan pengendalian perdagangan luar negeri dengan memberikan keberpihakan kepada produk inovasi nasional. Kedua, memberikan penugasan khusus kepada BUMN untuk melakukan riset, pengembangan dan inovasi," kata Wieka.
 
Baca: LIPI Dorong Penelitian Budidaya Lobster Berkelanjutan
 
Penugasan khusus kepada BUMN ini termaktub dalam pasal 120 UU Cipta Kerja yang merupakan perubahan pasal 60 UU Nomor 19 tahun 2003 tentang BUMN. Pada ayat 6 tertulis bahwa BUMN dalam melaksanakan penugasan khusus dapat bekerjasama dengan tujuh pihak, yang salah satunya adalah perguruan tinggi.
 
Tujuan UU Cipta Kerja dalam klaster Dukungan Riset dan Inovasi ini, kata Wieka, sudah dielaborasi dalam dokumen rencana strategis (renstra) BUMN 2020-2024. Dalam dokumen tersebut, terdapat lima prioritas, yang salah satunya adalah inovasi model bisnis.
 
"Inovasi model bisnis ini isinya restrukturisasi model bisnis melalui pembangunan ekosistem, kerjasama, pertimbangan kebutuhan stakeholders dan fokus pada core business," beber Wieka.
 
Semua BUMN, lanjut Wieka, harus berpegang pada elaborasi renstra dalam setiap kegiatannya dan kegiatan restrukturusasi model bisnis ini menjadi salah satu ukuran key performance indicator (KPI) setiap BUMN.
"Ini mengapa sangat terbuka bagi perguruan tinggi untuk bekerjasama dengan BUMN," ucap Wieka.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif