Anggota Komisi X DPR, Ferdiansyah. Medcom.id/Citra Larasati.
Anggota Komisi X DPR, Ferdiansyah. Medcom.id/Citra Larasati.

Komisi X Minta Diajak Bicara Soal Usulan Jadwal UTBK

Pendidikan Pendidikan Tinggi UTBK
Intan Yunelia • 15 Agustus 2019 11:30
Jakarta:Anggota Komisi X Ferdiansyah meminta penjelasan alasan dimajukannya jadwal Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Sebagai mitra kerja, Komisi X belum menerima penjelasan detail dari Kemenristekdikti.
 
Ferdiansyah juga berharapKemenristekdikti melibatkan Komisi X DPR dalam mengeluarkan kebijakan. Termasuk memajukan jadwal UTBK yang baru terdengar dari media tanpa klarifikasi langsung kepada Komisi X.
 
“Libatkan pemangku kepentingan di antaranya komisi X DPR RI. Ini karena kebijakan pendidikan apalagi nantinya di antaranya penganggarannya pakai APBN. Masaenggakdiskusi dulu sama komisi X. Alasan dimajukan itu apa. Menristekdikti harus menjelaskan maksud dan tujuan dimajukan UTBK dan menjelaskan sejelas-jelasnya," terang Ferdiansyahsaat dihubungi
Medcom.id, Kamis, 15 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, sebelum memajukan jadwal, pemerintah seharusnya mengevaluasi pelaksanaan UTBK tahun lalu. Sebab UTBK tersebut merupakan yang pertama kali dilakukan, namun hingga saat ini belum ada laporan sama sekali kepada Komisi X.
 
“Evaluasi dulu UTBK kemarin. Evaluasi hasilnya apa UTBK kemarin. Kan belum dievaluasi. Ujung-ujungnya dipercepat,” terang Ferdiansyah.
 
Baca:Rektor UNS: Substansi Soal UTBK dan UN Tak Berbeda
 
Untuk pelaksanaan UTBK selanjutnya, Kemenristekdikti semestinya mensurvei langsung ke lapangan. Tak perlu melibatkan semua perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Cukup perwakilan dari negeri dan swasta yang terdiri dari berbagai akreditasi.
 
“Lebih baik apakah kebijakan ini sudah dilakukan survei di lapangan. Misalnya perwakilan pulau Sumatra negeri dan swasta ada yang akreditasi A, B, dan C,” tuturnya.
 
Sebelumnya, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir mewacanakan penerimaan mahasiswa baru pada UTBK 2020 akan dimajukan menjadi akhir tahun 2019. Dengan begitu pada awal 2020 para siswa diharapkan sudah mengetahui dirinya diterima di perguruan tinggi dan prodi tertentu.
 
Nasir menuturkan UTBK dimajukan untuk mengantisipasi banyaknya "pencari bakat" dari perguruan tinggi dari luar negeri yang berburu calon mahasiswa baru berprestasi di Indonesia.
 
"Inilah yang saya lakukan, strategi ini supaya tidak terjadi berbondong-bondong mendaftar ke luar negeri. Kalau biasanya dimulai Januari perlu maju, karena penerimaan mahasiswa baru di luar negeri Desember, kita bisa bulan November," kata Nasir.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif