Rektor UI, Muhammad Anis. Medcom.id/Intan Yunelia.
Rektor UI, Muhammad Anis. Medcom.id/Intan Yunelia.

UI Tanggapi Positif Rencana Perubahan Jadwal UTBK

Pendidikan Pendidikan Tinggi UTBK
Intan Yunelia • 13 Agustus 2019 13:41
Jakarta: Rektor Universitas Indonesia (UI), Muhammad Anis mengatakan kampusnya siap dan tidak masalah dengan wacana perubahan jadwal Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020. Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) mengusulkan untuk memajukan jadwal penerimaan mahasiswa baru, utamanya UTBK dari yang biasanya di awal tahun, menjadi di akhir tahun sebelumnya.
 
Anis merespons positif rencana perubahan jadwal UTBK tersebut, menurutnya, UI tinggal menyiapkan aturan turunannya jika wacana tersebut jadi diterapkan tahun ini. “Silakan saja kebijakan itu tidak ada masalah. Karena kita perguruan tinggi siap mengantisipasi apapun perubahannya,” kata Anis kepada Medcom.id di JS Luwansa Hotel, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 13 Agustus 2019.
 
Ia yakin pemerintah memiliki banyak pertimbangan hingga wacana memajukan jadwal UTBK ini dimunculkan. Hal ini yang harus menjadi perhatian rektor UI yang baru nantinya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Tapi kalau bagaimana tanggapannya saya positif thinking itu bisa disiapkan. Tapi tentu saja harus disiapkan aturannya dan tentu ini akan menjadi PR (pekerjaan rumah)-nya rektor UI yang akan datang. Saya kan berakhir 4 Desember 2019,” ujarnya.
 
Baca: Menristekdikti Berharap UTBK Maju di Semester Lima
 
Sebelumnya, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir mewacanakan penerimaan mahasiswa baru pada UTBK 2020 akan dimajukan menjadi akhir tahun 2019. Dengan begitu pada awal 2020 para siswa diharapkan sudah mengetahui dirinya diterima di perguruan tinggi dan prodi tertentu.
 
Nasir menuturkan, UTBK dimajukan agar murid memiliki waktu yang lebih panjang untuk mempersiapkan ujian nasional (UN). Tanpa harus memikirkan UTBK yang sudah mereka lewati di semester lima.
 
“Jadi kalau ini kita jalankan, perguruan tinggi akan mendapat Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas. Contoh jumlah pendaftar UTBK tahun ini menurun. Terbukti dengan sistem UTBK calon mahasiswa kini lebih rasional dan lebih terbuka,” pungkasnya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif