Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Rektor IPB Ungkap Empat Model Kampus Masa Depan

Ilham Pratama Putra • 16 April 2020 17:25
Jakarta: Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Arif Satria mengungkapkan, ada empat model universitas yang akan banyak berkembang di masa depan. Salah satunya adalah champion university.

"Ini yang sama persis dengan kita. Pemerintah punya peran, dan degree atau gelar juga masih dibutuhkan mahasiswa kita," kata Arif dalam Konferensi Video, Kamis, 16 April 2020.

Konsep selanjutnya yakni virtual university. Pada konsep ini, pemerintah sudah tidak ikut campur lagi dalam model pendidikan.

Selanjutnya, commercial university, dalam model ini pemerintah hanya berperan sebagai pemantau dan gelar sudah tak menjadi perhatian.

"Karena saat commercial, semua orang bisa akses di berbagai media terkait materi perkuliahan," ujarnya.

Model keempat ialah disruptor university. Model ini, kata Airf yang paling mungkin dilakukan di Indonesia.  Konsep ini serupa dengan model pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau kuliah daring.

Baca: Lab Tes Covid-19 di Tujuh PTN Beroperasi Pekan Ini

Ia pun meyakini, Indonesia bisa menggunakan skenario disruptor di masa depan. "Pemerintah tidak terlalu terlibat dan gelar juga tidak menjadi penting. Pola online atau PJJ saat ini sudah ke arah sana. Kita lebih ingin juga ada pembentukan karakter," ujarnya.

Perguruan tinggi di Indonesia disebut bisa belajar dari Universitas Terbuka (UT), yang telah menerapkan model disruptor university sejak 2017.  "IPB telah memberikan pelatihan pembelajaran jaral jauh kepada sekitar 700 dosen, bekerja sama dengan Universitas Terbuka, dilaksanakan pada tahun 2018 dan 2019," ujar Arif.

Arif menuturkan pelatihan itu disertai persiapan infrastruktur dengan menambah fasilitas pembelajaran daring.  Arif berharap implementasi dari hasil pelatihan ini dapat diterapkan secara optimal pada September 2020 saat semester baru dimulai.

"Karena kami melihat dengan online, mahasiswa diberikan waktu lebih untuk pengembangan soft skills. Namun bukan berarti juga kita meninggalkan tatap muka. Dengan begitu bagaimana ini bisa kita blended ke depan," ujarnya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(AGA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan