mendikbud, Nadiem Makarim saat menerima tim Media Group di Hotel Borobudur, Jakarta. Foto: Kemendikbud/Humas
mendikbud, Nadiem Makarim saat menerima tim Media Group di Hotel Borobudur, Jakarta. Foto: Kemendikbud/Humas

Nadiem Berdayakan Siswa 'Influencer' Redam Perundungan

Pendidikan kekerasan Kekerasan di Sekolah
Ilham Pratama Putra • 04 Maret 2020 18:22
Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim menyebut perundungan di dalam kelas masih menjadi momok di dunia pendidikan hingga hari ini. Nadiem mencetuskan ide dengan menggandeng siswa yang mampu menjadi 'influencer' di dalam kelas untuk meredam perundungan.
 
Nadiem menginginkan, murid bergerak layaknya 'influencer'di media sosial yang memiliki banyak pengikut.Sehingga ada beberapa anak yang nantinya dapat menjadi panutan berkelakuan baik.
 
"Menggunakan murid-murid 'influencer'di dalam kelas, anak-anak yang jadi panutan gitu untuk menjadi monitoring atau 'polisi'," kata Nadiem saat menerima tim Media Group, di salah satu ruang rapat di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Nadiem Bakal Terapkan Tes Ideologi dalam Rekrutmen Guru
 
Kemampuan murid influencer ini menurut Nadiem akan efektif. Terutama dalam melihat perundungan yang terjadi di kelas.
 
"Dia melihat dan waspada. Itu akan jadi seperti tugas dia, jadi kebanggaan dia, bahwa dia sekarang me-monitor. Jadi sifatnya sangat efektif," lanjut Nadiem.
 
Selain perundungan, kata Nadiem, masih ada dua dosa di dunia pendidikan yang sangat disoroti Nadiem. Di antaranya intoleransi dan kekerasan seksual.
 
Untuk keduanya, ia menyerahkan kepada guru yang dimiliki sekolah. Untuk itu, Nadiem meminta agar perekrutan guru di sekolah dilakukan dengan seksama.
 
"Pertama rekrutmen elemen untuk mengetahui apa posisi ideologi si guru dari rekrutmen. Kedua, asesmen kompetensi kan ada survei karakter pengukuran level intoleransi, dan itu akan setiap tahun kita lihat di sekolah. Tentunya tes itu akan kita sempurnakan setiap tahun," pungkasnya.

 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif