Siswa SMKN 6 Tangsel dalam program Tangsel Digital Academy. DOK Diskominfo Tangsel
Siswa SMKN 6 Tangsel dalam program Tangsel Digital Academy. DOK Diskominfo Tangsel

Dari Ruang Kelas ke Dunia Kerja, Siswa SMK di Tangsel Ditempa Jadi Talenta Digital

Deny Irwanto • 17 April 2026 18:03
Ringkasnya gini..
  • Diskominfo Pemkot Tangsel menghadirkan program Tangsel Digital Academy sebagai ruang belajar lebih aplikatif.
  • Program ini dijalankan intensif dengan skema tiga hari pembelajaran setiap minggu selama tiga minggu.
  • Materi yang diberikan difokuskan pada penguasaan teknologi informasi, khususnya dasar-dasar pengembangan website.
Tangerang Selatan: Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus menyiapkan generasi muda adaptif di era digital. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menghadirkan program Tangsel Digital Academy sebagai ruang belajar yang lebih aplikatif dengan melibatkan langsung para praktisi ke lingkungan sekolah.
 
Mengusung konsep 'Expert Goes to School', program ini menghadirkan pendekatan pembelajaran berbasis praktik yang mempertemukan siswa dengan pengalaman nyata di dunia industri digital. Kolaborasi lintas sektor ini melibatkan Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) dan SMK Negeri 6 Tangerang Selatan.
 
Kepala Diskominfo Tangsel, Tb. Asep Nurdin, menyampaikan program ini dirancang sebagai model percontohan yang dapat diperluas ke lebih banyak sekolah.

"Program Tangsel Digital Academy ini kami siapkan sebagai pionir, khususnya melalui konsep Expert Goes to School. Kami ingin menghadirkan pembelajaran yang lebih aplikatif dengan melibatkan langsung para praktisi ke sekolah-sekolah," kata Asep Nurdin di Tangsel, Jumat, 17 April 2026.
 
Asep menjelaskan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sekolah menjadi kunci penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang selaras dengan kebutuhan industri digital. Hal itu dituangkan melalui penandatanganan kerja sama sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang digital.
 
"Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memastikan program berjalan berkelanjutan. Ke depan, kami ingin memperluas implementasi program ini ke lebih banyak sekolah di Tangerang Selatan," ujar dia.
   

Pembelajaran praktis dan berkelanjutan

Program ini dijalankan intensif dengan skema tiga hari pembelajaran setiap minggu selama tiga minggu. Materi yang diberikan difokuskan pada penguasaan teknologi informasi, khususnya dasar-dasar pengembangan website.
 
Pendekatan berbasis praktik diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara teori di ruang kelas dengan kebutuhan nyata di dunia kerja.
 
"Kita tidak mau sekadar pelatihan sehari dua hari. Intinya betul-betul mencetak, menjadikan rekan-rekan semua, adik-adik semua betul-betul punya skill sesuai dengan apa yang dipelajari, bukan cuma sekedar datang sekilas," tegas dia.
 
Program ini juga membuka peluang bagi siswa untuk berkembang lebih jauh. Diskominfo Tangsel memberi kesempatan bagi peserta yang memenuhi standar untuk bergabung secara profesional.
 
"Saya sudah sampaikan kalau ada yang memenuhi standar rekrutmen yang ada di kami, ya kita rekrut," beber dia.
 
Melalui Tangsel Digital Academy, Pemkot Tangsel berupaya membangun model pembelajaran yang tidak hanya relevan, tetapi juga berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi jembatan bagi pelajar untuk lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja di sektor digital.
 
Dengan kolaborasi yang terus diperluas, Tangsel optimistis dapat mencetak generasi muda yang unggul, terampil, dan mampu bersaing di era transformasi digital.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan