Mengusung konsep 'Expert Goes to School', program ini menghadirkan pendekatan pembelajaran berbasis praktik yang mempertemukan siswa dengan pengalaman nyata di dunia industri digital. Kolaborasi lintas sektor ini melibatkan Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) dan SMK Negeri 6 Tangerang Selatan.
Kepala Diskominfo Tangsel, Tb. Asep Nurdin, menyampaikan program ini dirancang sebagai model percontohan yang dapat diperluas ke lebih banyak sekolah.
"Program Tangsel Digital Academy ini kami siapkan sebagai pionir, khususnya melalui konsep Expert Goes to School. Kami ingin menghadirkan pembelajaran yang lebih aplikatif dengan melibatkan langsung para praktisi ke sekolah-sekolah," kata Asep Nurdin di Tangsel, Jumat, 17 April 2026.
Asep menjelaskan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sekolah menjadi kunci penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang selaras dengan kebutuhan industri digital. Hal itu dituangkan melalui penandatanganan kerja sama sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang digital.
"Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memastikan program berjalan berkelanjutan. Ke depan, kami ingin memperluas implementasi program ini ke lebih banyak sekolah di Tangerang Selatan," ujar dia.
Baca Juga :
Prabowo Percepat Digitalisasi Pendidikan, 288 Ribu Papan Interaktif Digital Dikirim hingga Wilayah 3T
Pembelajaran praktis dan berkelanjutan
Program ini dijalankan intensif dengan skema tiga hari pembelajaran setiap minggu selama tiga minggu. Materi yang diberikan difokuskan pada penguasaan teknologi informasi, khususnya dasar-dasar pengembangan website.Pendekatan berbasis praktik diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara teori di ruang kelas dengan kebutuhan nyata di dunia kerja.
"Kita tidak mau sekadar pelatihan sehari dua hari. Intinya betul-betul mencetak, menjadikan rekan-rekan semua, adik-adik semua betul-betul punya skill sesuai dengan apa yang dipelajari, bukan cuma sekedar datang sekilas," tegas dia.
Program ini juga membuka peluang bagi siswa untuk berkembang lebih jauh. Diskominfo Tangsel memberi kesempatan bagi peserta yang memenuhi standar untuk bergabung secara profesional.
"Saya sudah sampaikan kalau ada yang memenuhi standar rekrutmen yang ada di kami, ya kita rekrut," beber dia.
Melalui Tangsel Digital Academy, Pemkot Tangsel berupaya membangun model pembelajaran yang tidak hanya relevan, tetapi juga berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi jembatan bagi pelajar untuk lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja di sektor digital.
Dengan kolaborasi yang terus diperluas, Tangsel optimistis dapat mencetak generasi muda yang unggul, terampil, dan mampu bersaing di era transformasi digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News