Mendikbud, Nadiem Makarim.  Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan
Mendikbud, Nadiem Makarim. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan

Penyusunan KIKD Harus 'Ramah' Guru

Pendidikan guru Kebijakan pendidikan
Muhammad Syahrul Ramadhan • 13 Desember 2019 19:43
Jakarta:Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim berharap Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) memperhatikan kebutuhan pengguna akhir (end user), yakni guru dalam membuat standar kompetensi dasar. Sebagai pengguna, guru yang akan menerjemahkan dalam bentuk Lesson Plan atau RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran).
 
"Saat kita menulis kompetensi dasar, end userkompetensi dasar siapa? yang menerjemahkan menjadi suatu lesson plan adalah guru. Jadi format daripada standar nasional kita yang berhubungan dengan pembelajaran, yaitu kurikulum dasar dan isi, end user utamanya itu adalah guru," kata Nadiem dalam diskusi bertema 'Pendidikan Berbasis Standar: Sekarang dan Masa Depan' yang diadakan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) di Senayan, Jakarta, Jumat, 13 Desember 2019.
 
Untuk itu, Nadiem menyebut, sebagai Mendikbud ia akan mengukur Kompetensi Dasar (KD) dan Kompetensi Inti (KI) agar bisa dievaluasi oleh guru. Apakah itu sudah baik apa tidak dan itu harus bisa divalidasi oleh guru-guru.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian seberapa mudah dan seberapa jelas KIKD itu dipahami guru. Menurutnya, KIKD harus bisa 100 persen dibaca guru dan jelas, sehingga guru bisa menerjemahkannya dalam aktivitas di dalam kelas.
 
"Jadinya kalau ibu-ibu menulis KD dan KI tanpa melakukan FGD (Focus Group Discussion) kepada guru, bukan guru-guru di kota tapi guru-guru di daerah dan bagaimana mereka menginterpretasikan itu. Guru-guru di sekolah yang sosial ekonominya rendah, waktu mereka membaca itu, kalimat mereka mengerti apa maksud dengan kompetensi itu," ujarnya.
 
Nadiem menegaskan, itulah kriteria terpenting yang harus diperhatikan BSNP dalam menyusun KI dan KD. Untuk itulah peran BSNP juga menjadi penting.
 
"Tidak usah dijelaskan lagi hanya dengan kalimat, tapi dengan contoh-contoh. Mungkin dia langsung menangkap kompetensi dasar dan kompetensi inti. jadinya untuk menutup yang saya ingin ucapkan, betapa pentingnya tugas dan betapa pentingnya tugas Bapak Ibu di BSNP," tutupnya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif